
batampos.co.id – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lingga Sazali memastikan air bersih akan kembali mengalir ke rumah pelanggan di Dabo Singkep pada Senin (3/4) malam setelah dua hari tidak menerima suplay air bersih karena adanya pengerjaan pembersihan bak penampungan. Selain itu PDAM juga melakukan penyambungan pipa langsung ke sumber air dan tidak menggunakan air dam Gunung Muncung karena masih kotor.
“Penyambungan pipa juga sudah selesai sehingga malam ini (malam kemarin, red) air bersih sudah berjalan seperti biasanya,” ujar Sazali kepada Batam Pos, Senin (3/4) siang.
Untuk mengoptimalkan dam air di Gunung Muncung, PDAM juga melakukan pengurasan. Dengan harapan, air yang baru datang akan lebih bersih dari air yang sebelumnya dan dapat dimanfaatkan kembali. Selain itu, pembangunan dam tersebut belum memiliki pipa transmisi sehingga air yang tersedia di dalam dam belum dapat digunakan.
Menurut Sazali, pembangunan pipa transmisi di dam yang baru dibangun itu, akan diajukan pada pembahasan APBD Perubahan nanti. Sehingga Sazali memperkirakan pembangunan pipa transmisi dapat dilakukan pada tahun ini, sedangkan pemanfaatan dam akan dirasakan masyarakat pada tahun depan.
Sebelumnya, Balai Wilayah Sungai (BWS) IV bagian Sumatera menemukan penyebab air kotor di dalam dam yang baru dibangun dikarenakan adanya tanah longsor di hulu sungai sehingga mengendap di dam penampung.
BWS akan melakukan penanaman rumput sebagai penangkal abrasi di sekitar lokasi pembangunan dam bekas pengerukan tanah yang tidak mendapat semenisasi. Penanaman rumput di lokasi sekitar pembangunan dam tersebut sebagai bentuk perawatan pembangunan.
Namun longsor terjadi di hulu sungai belum ada solusi yang jelas sehingga dikhawatirkan akan tetap mengakibatkan air keruh sampai ke pada konsumen. (wsa)

