Minggu, 22 Februari 2026

OPD Diminta Keroyokan Bangun Rumah Mbah Sukiyah

Berita Terkait

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah beserta Ketua PKK Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Wen ketika mengunjungi rumah Sukiyah di Kampung Sebaok Darat, Kelurahan Senggarang, Selasa (4/4). F.Humas Pemko Tanjungpinang untuk batampos.

batampos.co.id – Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah meminta 33 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengumpulkan uang untuk membantu rehabilitasi rumah warga Kampung Sebaok Darat. Sebab rumah yang ditinggal Sukiyah ,83, sudah tidak layak untuk ditempati.

“Berharap dari APBD pastinya menelan waktu lama. Jadi saya minta seluruh OPD Pemko Tanjungpinang keroyokan untuk membantu membangun rumah Mbah Sukiyah,” ujar Lis didampingi Ketua PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni ketika mengunjungi rumah Mbah Sukiyah, Selasa (4/4).

Dikatakan Lis, rumah yang ditinggal Sukiyah sangat memperihatinkan. Pasalnya rumah tersebut hanya berlantaikan semen dengan dindingnya yang sudah kusam seperti tak dihuni puluhan tahun. Bahkan atap rumah wanita paruh baya itu sudah bocor sehingga saat hujan melanda air dengan mudahnya masuk ke dalam.

Ironinya lagi, kata Lis, kondisi nenek yang hidup sebatang kara ini sangat miris. Sebab penglihatannya sudah kabur akibat penyakit katarak yang telah diderita selama tiga tahun. Sehingga nenek itu hanya mampu menjalani kehidupannya sehari-hari dari belas kasihan para tetangga.

“Sebenarnya warga seperti ini yang wajib dibantu. Tapi nyatanya instansi terkait kecolongan dalam menjalankan program kesejahteraan masyarakatnya. Maka kelalaian ini akan kami tindaklanjut dengan membangun rumah hingga tuintas dan mengobati Mbah Sukiyah hingga sembuh,” janji Lis.

Lis menegaskan kepada pihak Kelurahan Senggarang untuk mencatat segala kebutuhan bahan bangunan yang diperlukan dalam memperbaiki rumah tersebut. Kemudian juga diminta kepada dokter PTT yang bertugas diwilayah ini secepatnya mengecek, memeriksa dan mengobati mata Sukiyah.

“Kami mohon kepada mbah untuk bersabar selama satu minggu. Karena dalam waktu itu rumah mbah akan dibangun lebih bagus lagi. Sambil menunggu, kami juga minta mata mbah diobati agar segera sembuh,” sebutnya.

Ketua PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni mengaku kedatangannya ke rumah Sukiyah dari laporan kadernya di Kelurahan Senggarang. Maka untuk menindaklanjutinya, ia menggandeng Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah untuk melihat langsung kelapangan.

“Saya ajak Pak Lis ke lapangan. Agar dapat mengetahui secara langsung kondisi masyarakatnya,” ujar Weni yang juga menjabat Anggota DPRD Kepri.

Bantuan untuk Sukiyah tidak hanya sekedar datang dari Pemko Tanjungpinang saja. Tetapi Weni berjanji PKK Tanjungpinang juga akan mengucurkan segala bantuan untuk memenuhi kehidupan wanita paruh baya itu.

Bantuan yang PKK berikan, kata Weni, tidak melalui APBD Tanjupinang. Tetapi dari dana pribadi para kader-kadernya yang berada di empat kecamatan.

“Semoga dengan bantuan ini dapat membantu meringankan beban Mbah Sukiyah,” harapnya.

Terpisah, Ketua RT 2 RW 6 Kampung Sebaok Darat, Erni mengatakan Sukiyah sudah lama hidup sebatang kara dipondok itu. Demi memnuhi kebutuhan hidup, Sukiyah hanya berharap dari belaskasihan tetangganya. Sebab tak ada satupun pejabat pemerintahan yang memberikan uluran tangan.

“Tiga tahun lalu mbah bisa penuhi makan dan minumnya dengan bekerja serabutan. Tapi itu dulu, sekarang dia hanya terbaring dan berharap bantuan orang lain,” bebernya.

Dengan bantuan Pemko dan PKK Tanjungpinang diharapkan bisa meringankan serta menyemangati hidup Sukiyah. Sebab nenek yang hidup sebatang kara akan tinggal dirumah yang layak. Bahkan kondisinya akan lebih membaik karena matanya segera diobati. (ary)

Update