batampos.co.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang, Irianto mengatakan akibat ketiadaan blanko membuat 4.451 Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) terhenti proses cetaknya. Sehingga banyak warga Tanjungpinang yang mengeluh dan kecewa karena belum memperoleh E-KTP tersebut.
“Kami minta warga yang belum mendapatkan E-KTP tidak berkecil hati. Karena pekan depan tepatnya 11 April mendatang saya langsung mengambil blankonya ke pusat. Sehingga proses cetaknya dapat segera dilaksanakan,” ujar Irianto ketika dikonfirmasi, Kamis (6/4).
Selain mandeknya cetak E-KTP, lanjut Irianto masih ada 4000an warga Tanjungpinang belum melakukan perekaman data kependudukan. Maka langkah selanjutnya, akan dilaksanakan sistem jemput bola agar warga Tanjungpinang segera mengurus dan mengantongi E-KTP tersebut.
“Saya optimis seluruh warga Tanjungpinang mengantongi E-KTP sebelum akhir April ini,” katanya.
Ditanya progres ke depan dalam meningkatkan pelayanan publik, Irianto mengatakan memang dirinya baru sehari menjabat sebagai Kadisdukcapil. Namun dia sudah memiliki progres panjang. Untuk tahap pertama, kata Irianto akan mengevaluasi besar-besaran kinerja staf-stafnya karena demi mencapai pelayanan maskimal dibutuhkan orang yang berkualitas dan berloyalitas.
Langkah selanjutnya, sambung Irianto akan meningkatkan sarana dan prasarana penunjangnya. Sebab untuk melayani masyarakat tak sekedar memiliki SDM yang berkualitas saja tapi harus didukung fasilitas yang bagus juga.
“Kita akan evaluasi kinerja staf dulu. Sedangkan untuk sarana dan prasarananya belum dapat dilakukan sebab anggaran tak ada. Mungkin tahun depan kita usulkan pengadaanya di APBD 2018,” ungkapnya. (ary)
