Rabu, 1 April 2026

Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Pasar Tani Segera Dipercantik

Berita Terkait

batampos.co.id – Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, berencana segera merehab kembali Pasar Tani, yang menjadi tempat pendistribusian segala hasil pertanian, mulai dari sayur-sayuran, hingga buah-buahan dari masyarakat sekitar Toapaya.

Hal ini dilakukan, karena tampilan Pasar Tani saat ini dianggap belum menarik perhatian, sehingga penjualan hasil pertanian dari masyarakat masih belum maksimal.

“Insyaallah, secepatnya Pasar Tani segera direhab. Kami sudah mengusulkannya ke Musrembang Kemarin. Dan usulan itu salah satunya yang menjadi prioritas dari Kecamatan Toapaya,” ungkap Camat Toapaya, Riang Anggraini, di Agro Hermes Resort, Kamis (13/4).

Riang menjelaskan usulan tersebut, tentunya menjadi prioritas dikarenakan letak geografis Kecamatan Toapaya, yang sesuai dengan tujuannya, yakni Agropolitan. Dimana secara umum masyarakat di Toapaya, lebih didominasi berprofesi sebagai petani.

“Rata-rata sih masyarakat kami umumnya bertani. Itu pun didukung dengan wilayah yang hampir sebagian banyak lahan hijau. Sehingga pertumbuhan ekonominya lebih didominasi dari hasil pertanian,” jelasnya.

Menurutnya kondisi Pasar Tani, belum begitu menarik. Hal ini dapat dilihat dari minat pembeli serta penjual yang masih minim, sehingga penjualan dari hasil pertanian yang dihasilkan di Kecamatan Toapaya, belum maksimal.

“Sejauh ini kami melihat pasar tani belum memberikan peran yang maksimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi disini (Kecamatan Toapaya, red). Untuk itu, kami ingin mempercantik lagi desainnya, dan akan di pindahkan agak kedepan, sehingga akan lebih menarik minat pengunjung untuk membeli hasil pertanian masyarakat kita,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Riang, kekurangan lain yang masih menjadi kendala bagi masyarakat di Kecamatan Toapaya, adalah kersediaan pupuk bersubsidi yang sangat terbatas, sehingga menyulitkan masyarakat sekitar untuk bertani.

Namun, terkait dengan kekurangan persediaan pupuk bersubsidi ini, pihaknya juga sudah menyampaikan hal tersebut ke Pemkab Bintan, untuk selanjutnya dicarikan solusi.

“Kami sudah sampaikan persoalan ini ke pemerintah daerah. Mudah-mudahan ketersediaan pupuk ini bisa segera diatasi dengan cepat,” ungkapnya.

Riang juga menambahkan permasalahan tak kalah pentingnya yang masih terjadi di Kecamatan Toapaya, yakni ketersediaan lampu jalan yang masih belum mendukung.
Hal ini dikarenakan Jalan Lintas Barat tersebut merupakan jalan Nasional, sehingga pemerintah daerah belum bisa melakukan pengadaan lampu jalan disepanjang jalan lintas tersebut.

“Karena statusnya jalan nasional, pemerintah daerah belum bisa menganggarkan penyediaannya. Namun persoalan ini akan disampaikan ke Satuan Kerja (Satker) Kementerian terkait, untuk segera diajukan ke Musrembang Nasional. Mudah-mudahan bisa segera tercapai, agar penerangan jalan, khususnya di Kecamatan Toapaya, bisa terealisasi,” imbuhnya. (cr20)

Update