
batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan penertiban dan penataan pedagang yang berada di kawasan Jodoh Boulevard pada Juli mendatang.
“Rencananya tanggal 10 Juli penataan sudah dimulai,” kata Rudi, Sabtu (15/4).
Sebelumya, dikatakan Rudi sudah ada pertemuan dengan pedagang dan Camat Batuampar beberapa waktu lalu. Hasilnya, pedagang bersedia untuk menertibkan kios mereka masing- masing, namun menunggu waktu yang tepat yakni seusai bulan puasa dan lebaran.
Inisiatif pembongkaran ini, lanjut Rudi berasal dari pedagang yang berada di kawasan tersebut. “Mereka minta diberi waktu paling lambat abis lebaran, alasannya karena mau mencari rejeki didua momen tersebut,” ujarnya.
Penataan kawasan tersebut, diharapkan bisa membangkitkan perekonomian dan menciptakan kondisi yang tertip dan rapi.
“Kami akan tata menjadi pusat bisnis yang bisa mendukung sektor pariwisata di Batam,” sebut mantan walikota Batam ini.
Rudi mengakui saat ini industri galangan kapal yang selama ini menjadi ikon Batam, sudah tidak bisa diharapkan seperti sebelumnya. Oleh karena itu, pemerintah harus berpikir untuk mencari peluang demi meningkatkan pendapatan asli daerah.
“Makanya saya butuh dukungan, agar semua rencana pembangunan kota Batam bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.
Saat ini terdapat lebih kurang 1.600 pedagang yang menggantungkan nasibnya dengan berjualan di kawasan Jodo- Nagoya, termasuk yang berada di kawasan Jodoh Boulevard.
Selain menata keberadaan pedagang kaki lima yang berada di kawasan Jodoh- Nagoya. Rudi juga meminta kepada pemilik ruko untuk mempercantik ruko dengan warna yang menarik. Hal ini diharapkan bisa menjadi daya tarik wisatawan. Karena kawasan tersebut memang disiapkan untuk menjadi pusat oleh- oleh Batam.
Rudi menambahkan, secara bertahap pihaknya akan membenahi Batam menjadi lebih baik. “Perkembangan pembangunan Batam hanya lima hingga 10 persen, sangat jauh ketinggalan dari negara tetangga. Bahkan dari Johor saja kita sudah kalah. Mereka memiliki jalan yang sangat luas, sedangkan kita baru mau mulai. Kita harus kejar ini,” tutup Rudi. (cr17)
