Minggu, 1 Maret 2026

Masyarakat Tuntut Percepat Pemilihan Wagub

Berita Terkait

Suasana audiensi AMPK dengan Wakil Ketua II DPRD Kepri, Husnizar Hood pada unjuk rasa di Kantor DPRD Kepri, kemarin. F. Humas DPRD Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Sekolompok orang yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Kepri (AMPK) unjuk rasa di Kantor DPRD Kepri dan Kantor Gubernur Kepri, Senin (17/4). Dalam orasinya, mereka menuntut agar proses pemilihan wakil gubernur bisa dipercepat.

Sejauh ini, AMPK menilai adanya dugaan keinginan sejumlah pihak memperlambat proses ini dan tidak menutup kemungkinan telah terjadi politisasi demi kepentingan tertentu. Juru Bicara AMPK, Andi Chori mengatakan bahwa kedatangan rombongan perwakilan masyarakat ini mendesak DPRD Kepri untuk secepat mungkin melakukan rapat paripurna untuk memilih wakil gubernur.

“Kami meminta dewan berkomitmen untuk secepatnya melaksanakan rapat paripurna pemilihan wagub, jangan sampai ditunda-tunda lagi. Masyarakat sudah lama menunggu,” tegas Andi Chori.

Tak hanya itu, Andi Chori juga menegaskan bahwa pihaknya meminta komitmen DPRD Kepri untuk segera menindaklanjuti tuntutan tersebut, salah satunya dengan menandatangani kesepakatan bersama terkait percepatan pemilihan wagub Kepri ini.

“Kami juga mendapat informasi bahwa Pemprov telah mengirimkan berkas nama ke DPRD Kepri, kenapa tidak segera ditindaklanjuti. Jangan mempolitisasi ini, masyarakat Kepri menunggu,” jelas Andi kembali.

Yang menerima rombongan AMPK adalah Wakil Ketua II DPRD Kepri, Husnizar Hood. Oleh politisi dari Partai Demokrat tersebut digelar audiensi. Disana, Husnizar menjelaskan DPRD Kepri tidak bermaksud ataupun berusaha memperlambat pemilihan pendamping Gubernur Nurdin. Semuanya, kata dia, berjalan sesuai arahan dan aturan tata tertib yang berlaku.

“Pemilihan wagub tersebut tidak dapat dilaksanakan dikarenakan berkas kelengkapan nama yang diajukan gubernur belum lengkap dan hingga saat ini belum kami terima,” ujar Husnizar.

Husnizar juga mengatakan sebelumnya pihak Pemprov Kepri telah mengirimkan dua nama calon wagub, namun karena yang dikirimkan hanya namanya saja tanpa berkas pendukung lainnya langsung dikembalikan ketua DPRD Kepri untuk segera diperbaiki.

“Namun hingga saat ini kami belum ada menerima berkas perbaikan wagub tersebut dari Provinsi Kepri. Intinya bola persoalan calon Wagub ini ada di tangan gubernur, jika beliau mengirimkannya tentu cepat kami proses,” tegas Husnizar. (aya)

 

Update