batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun meminta ketegasan partai pengusung mengusulkan nama-nama calon wakil Gubernur yang akan mendampingi dirinya. Menurut dia, penetapan wakil bukan semata wewenanya. Ada proses dan ketentuan yang harus dilalui. Baik secara politisi maupun undang-undang.
“Saya sudah lakukan langkah-langkah itu. Bolanya sekarang di lima partai pengusung di DPRD,” kata Nurdin, di lantai tujuh Graha Kepri, Batamcentre, Senin (17/4).
Diakui Nurdin, tidak alasan bagi dirinya mengulur-ulur waktu memilih wakil gubernur.
“Tidak ada niat saya melambatkan ini. Bukan tugas saya juga, karena kelima partai itu punya kepentingan masing-masing,” tuturnya.
“Biarlah mereka remok lagi, siapa yang diusulkan,” tambahnya.
Namun demikian, ia berharap, nama yang dicalonkan tersebut harus sesuai dan searah dengan visi dan misinya.
“Harus sejalan. Sehingga masyarakat pun bisa melihat searah. Hal-hal ini yang sebagian masyarakat Kepri belum pahami. Bukan kita tak mau cepat. Tapi bukan kita sendiri yang memutuskan,” kata Nurdin.
Bahkan beberapa rencananya tertunda lantaran tak ada wakil tersebut.
“Bayangkan, saya mau umroh saja tidak dapat sampai lantaran tak ada wakil. Sebenarnya ada wakil jauh lebih baik. Apa yang menjadi perencanaan, bisa kita sepakati bersama, tidak seperti sekarang, lihat foto saya di dinding masih sendiri,” kata Nurdin yang diakhir tawa usai memperlihatkan foto Gubernur Kepri terpajang sendiri tanpa ada wakil. (rng)
