batampos.co.id – Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kijang, Sanggam Marihot mengatakan untuk menciptakan kawasan kepelabuhanan yang kondusif dibutuhkan personil yang memadai.
Namun kenyataan di lapangan, jumlah personil yang dimiliki KSOP masih dibawah standarisasi. Sehingga aktivitas pengawasan dan pengamanan yang dilakukan belum berjalan maksimal.
“Jumlah personil kita sekaligus kasubag dan kasi berjumlah 35
orang. Padahal standarisasinya paling sedikit 45 sampai 50 orang.
Maka kita usulkan penambahan 10 personel lagi ke Pemerintah
Pusat,” ujar Sanggam, Jumat (21/4).
35 personel yang dimiliki KSOP, kata Sanggam yaitu Kasubag Tata Usaha yang diduduki Pardomuan Sitompul memiliki 10 personil.
Kemudian Kasi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal yang diduduki Eko Winarno memiliki 6 personel, Kasi Keselamatan Belayar, Penjagaan, dan Patroli yang diduduki Zelfi Agustian memiliki 10 personil dan Kasi Lalin, Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan yang diduduki Juanda Silaen memiliki 4 personel.
“Jadi 10 personel yang diusulkan untuk ditempatkan sebagai anggota ditiga kasi. Dengan begitu, kinerja setiap kasi akan maksimal,” akunya.
Ditanya manfaat lain dengan penambahan personil, Sanggam mengaku banyak keuntungan yang didapatkan dengan bertambahnya personil.
Khususnya menjamin keamanan dan keamanan dapat berjalan maksimal. Apalagi PT Pelindo I Cabang Tanjungpinang sedang gencar melaksanakan pembangunan dipelabuhan ini.
“Jadi pembangunan harus seiring dengan pengawasan. Maka kami yakini penambahan personil mampu menyeimbangi pelaksanaan program apapun yang dibuat PT Pelindo,” ungkapnya. (ary)
