Rabu, 1 April 2026

Disperindag Pemko Batam Coba Tekan Harga Bahan Pokok Menjelang Puasa

Berita Terkait

batampos.co.id – Bulan Ramadahan, beberapa minggu lagi akan menyapa. Biasanya menjelang bulan penuh rahmat,harga bahan-bahan pokok merangkak naik. Oleh Sebab itu Disperindag Kota Batam mencoba menekannya, dengan melakukan beberapa kebijakan.

“Ada tiga, pertama kami menjalin kerjamsa dengan Tanjungjabung barat, Kerinci. Untuk memasok sembako yang dibutuhkan masyarakat,” kata Kepal Disperindag Kota Batam, Zarefriadi, Senin (1/5).

Ia mengatakan kerjasama ini, pihaknya juga ikut serta mebawa BUMD Batam. Barang-barang naik, kata Zaref akibat pasokan yang tersendat. Sehingga sering pedagang memanfaatkan momen terlambatnya pasokan tersebut, untuk menaikan harga bahan pokok.

“Sebenarnya harga itu, terkait dengan pasokan. Karena kita berada di daerah Kepulauan, pasokan sering tersendat akibat cuaca atau lamanya pengiriman,” ucap Zaref.

Karena hal ini, Zaref akan berkoordinasi dengan Dishub Kota Batam atau instansi lainnya. Agar ada angkutan khusus dari Kualatungkal sebagai pintu keluar bahan-bahan pokok yang datang Pulau Sumatera, ke Batam.

Sebab hingga saat ini, perjalanan Kapal Roro yang menjadi komoditi utama membawa bahan-bahan pokok tersebut tak langsung menuju Batam.

“Ke Lingga dulu, baru ke Batam. Kan lama jadinya, kami sedang memikirkan supaya ada angkutan langsung,” ujarnya.

Pekerja Toko Nelson di Pasar Mitra Raya, Batamcentre mengangkat karung beras untuk disusun. Pemko Batam menyurati Presiden Joko Widodo minta kran impor gula dan beras dibuka khusus Batam. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

Selain menyediakan trasnportasi khusus yang langsung memabawa sembako langsung dari Pulau Sumatera. Zaref juga mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan distributor. Agar jangan menaikan harga terlalu tinggi, saat pasokan kurang.

“Kami sudah melakukan pembicaraan itu dengan distributor Batam maupun Provinsi,” tuturnya.

Lalu, kata Zaref pihaknya akan melakukan operasi pasar. Saat ini tender operasi pasar, sedang dilakukan pihak Disperindag. Sebab pada beberapa waktu lalu, tendernya dibatalkan. “Setelah selesai tendernya, kami segera lakukan operasi pasar,” ujarnya.

Ia berharap kebijakan ini dapat menenakan harga pasar, menjelang ramadhan. “Semoga saja,” tuturnya.  (ska)

Update