
batampos.co.id – Keterpurukan ekonomi masyarakat Dusun Segeram Kecamatan
Bunguran Barat Natuna hingga saat ini belum membaik.
Selain itu akses transportasi dan sarana prasarana masih minim.
Warga Segeram, Ismail menyatakan, ketertinggalan dalam ekonomi
masyarakat Segeram disebabkan statusnya administrasi dibawah
Kelurahan. Sementara Kelurahan Sedanau dinilai kurang mendapat
perhatian.
“Kami kurang mendapat perhatian, sarana penunjang ekonomi pun tidak
ada di Segeram ini,” tutur Ismail kemarin.
Muhtar Hadi seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan, keterpurukan
ekonomi warga Segeram sudah terjadi sejak lama, berpuluh tahun silam
kondisinya tetap tidak terdapat perubahan.
Bahkan warga disini sambungnya, pernah meminta dirubahnya status
administrasi dari Dusun menjadi Desa dan alternatifnya bergabung di
Desa Kelarik. Karena dibawah administrasi Kelurahan Sedanau, kurang
mendapat perhatian.
“Kami sudah mengusulkan perubahan status administrasi kampung kami.
Tapi Kelurahan Sedanau enggan melepas wilayahnya (Segeram,red)
bergabung ke Desa Kelarik,” ungkapnya.
Dengan keterbatasan saat ini masyarakat masih terus bertahan. Namun
warga berharap Pemerintah Daerah memberikan perhatian serius agar
kampung tidak terus tertinggal. Dan warga tidak menerus berkurang
karena tidak mampu bertahan dengan segala keterbatasan.(arn)
