
batampos.co.id – Menjamin kebutuhan dan menekan inflasi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Batam diminta untuk kembali urus sembako. Ini diharapkan, seiring programa pengendalian inflasi Tim Pengedali Inflasi Daerah (TPID). Sekretaris Daerah Batam Jefridin mengatakan walau diawal BUMD BAtam gagal urus sembako, kali ini diyakini kegagalan serupa tidak akan kembali terjadi.
“Peran BUMD terkait ini (sembako) harus nampak. Dulu memang trauma, karena kalah saing dengan pengusaha yang bermodal. Lain dulu lain sekarang kita akan arahkan lagi mereka ke sembako,” ucap dJefridin, beberapa waktu lalu.
Menyikapi ini, Direktur Utama BUMD Batam Hari Basuki mengaku siap menunggu arahan Pemko Batam, termasuk melibatkan diri dalam operasi pasar untuk menstabilkan harga. “Kami tingga nunggu arahan Pemko Batam saja. Tidak seperti dulu (bersaing dengan perusahaan besar), apalagi sekarang ada penetapan batas harga atau HET,” kata Hari.
Sementara itu, Sabtu (29/4) tim Pemko dari Disperindag bersama BUMD Batam mengunjungi Jambi. Zarefriadi BUMD Disertakan dalam kunjungan tersebut agar BUMD dapat melakukan konsolidasi terkait upaya menjaga stabilitas harga komoditas di pasaran Batam.
“BUMD bisa mengambil perannya terlebih jelang Ramadan tahun ini,” kata Zarefriadi, Minggu (30/5). (cr13)
