
batampos.co.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam Zarefriadi mengatakan stok bahan pokok jelang Ramadan tercukupi hingga 4,5 bulan ke depan.
“Kami sudah melakukan pemantauan ke beberapa gudang untuk melihat persediaannya. Kita cek, ternyata memang cukup,” kata Zaref, Kamis (4/5).
Dari pantauan tersebut, tidak ada penumpukan yang tidak wajar pada distributor. Yang ada adalah ‘penumpukan’ untuk memenuhi kebutuhan 4,5 bulan ke depan.
“Yang pasti penumpukkannya karena persiapan kebutuhan itu,” terangnya.
Ke depan pihaknya terus lakukan pengawasan, bahkan dalam hal ini pihaknya telah bekerjasama dengan kepolisian. Jika ada distributor nakal, sudah pasti akan ditindak. “Kita sudah komunikasi dengan polisi juga bersama -sama mengawasi. Tingkat pusat sudah dikoordinasikan dengan baik, di daerah pun sudah dilakukan,” ucapnya.
Dia meminta langkah pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah dan aparat merupakan tindakan menakut-nakuti pedagang atau membuat pedagang repot. Justru hal ini dilakukan agar distribusi berjalan aman. “Dan juga kami ingin masyarakat terlayani dengan cukup,” katanya.
Untuk itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga situasi stabilnya harga bahan pokok. Terlebih sejak pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi untuk tiga komoditi. Gula pasir yakni Rp 12.500 per kilogram, daging beku Rp 80 ribu per kilogram, sementara minyak goreng kemasan sederhana Rp 11 ribu per liter. HET untuk tiga komoditi ini akan berlaku hingga tanggal 10 September 2017.
“Jangan sampai seperti yang sudah-sudah, harga pada naik semua,” ucapnya. (cr13)
