Minggu, 5 April 2026

Pak Menteri, Daya Tampung Rutan Batam 250 Orang, Sekarang Dihuni 990 Warga Binaan

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Rutan (rumah tahanan negara) Kelas II Batam untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya daya tampung rutan saat ini telah melebihi kapasitas dan cukup beresiko.

Kepala Rutan Barelang Batam, David Gultom mengungkapkan bahwa  daya tampung rutan hanya untuk 250 warga binaan atau tahanan.

Namun,  saat ini ada sebanyak 990 orang yang mendekam di rutan tersebut dengan berbagai kasus kejahatan. Artinya, rutan Barelang saat ini kelebihan sebanyak 740 tahanan.

“Kami akan berusaha memberikan pelayanan dan pengamanan yang baik untuk warga binaan agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan,” ujar David.

Walau overload, David mengaku, rutan Batam jauh lebih memadai dibandingkan dengan rutan Pekanbaru.

“Rutan Batam juga melebihi kapasitas, jadi kami tidak bisa bicara banyak, kami hanya bisa bekerja sesuai dengan prosedur. ” katanya.

Untuk teknis pengamanan, ia maupun petugas rutan sudah semaksimal mungkin menjalankan tugas serta mengawasi pergerakan warga binaannya.

“Ada berbagai kegiatan yang bisa diikuti warga binaan, misalkan keterampilan,” sebut David.

Dengan adanya kegiatan tersebut, sambung David, warga binaan terhindar dari praktik-praktik yang tidak diinginkan.

“Kami juga mengharapkan dukungan dari semua pihak, terlebih keluarga warga binaan,” pungkasnya.

Pengamanan di rutan sendiri masih seperti biasanya. Pihaknya juga belum meminta bantuan dari TNI maupun Polri. Sekedar diketahui, rutan Batam juga sering kebobolan.

Tahun lalu, tepatnya pada 23 Oktober 2016,  lima orang narapidana melarikan diri dengan cara melompati tembok pagar rutan tersebut. Seluruh tahanan yang kabur mengalami cidera cukup serius dan kembali diamankan saat itu. Selain di rutan, tahanan juga sering kabur dari Lemabaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Barelang.

Bahkan, napi atas nama Zulkifli,30, yang kabur dari Lapas Barelang sejak Maret 2017 lalu masih belum ditangkap kembali. Zulkifli kabur saat hujan deras menguyur kota ini saat itu dengan memanfatkan kelengahan sipir siang hari. (cr19/spt/nas/JPG)

Update