
batampos.co.id – Polres Karimun, kemarin (9/5) melaksanakan gelar pasukan yang melibatkan satuan dari PM TNI AL, PM TNI AD, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Gelar pasukan ini dilakukan sebagai tanda dimulainya Operasi Patuh Seligi 2017 yang akan berlangsung selama 14 hari di wilayah Kabupaten Karimun.
”Untuk melaksanakan kegiatan ini anggota yang diturunkan sebanyak 60 orang. Tidak hanya dari anggota Satlantas saja, tapi juga melibatkan satuan lain. Seperti Unit Provost, Sabhara dan Sat Reskrim. Termasuk juga melibatkan PM dari lingkungan TNI,” ujar Kabag Ops Polres Karimun, Kompol M Isa Syahroni kepada Batam Pos usai memimpin apel gelar pasukan.
Dia berharap, kepada anggota yang bertugas melaksanakan operasi di lapangan agar selalu profesional. Artinya, selalu bersikap sopan dan santun ketika menghadapi masyarakat. Selain itu, kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor, baik roda empat dan roda dua agar selalu membawa kelengkapan administrasi yang sudah wajib. Seperti SIM dan STNK.
Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Teuku Fajri Kenedy secara terpisah, jika dua bulan lalu polisi menggelar operasi simpati selama 21 hari dan selama operasi tersebut dilakukan teguran lisan dan tertulis kepada pengemudi kendaraan bermotor.
”Tapi, untuk bulan ini operasi yang dilaksanakan sifatnya kepad apenindakan berupa penilangan terhadap pengemudi yang melanggar ketentuan dalam berlalu lintas di jalan umum,” tegasnya.
Melalui operasi patuh ini, kata Kenedy, diharapkan dapat menciptakan situasi keamanan dan kelancaran dalam berlalu lintas. Selain itu, semakin meningkatkan kesadaran terhadap para pengmudi kendaraan bermotor untuk menomorsatukan keselamatan. Khususnya, kepada pengemudi sepeda motor untuk selalu menggunakan helm ketika berkendaraan di jalan raya. Tidak melanggar baturan yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan merugikan orang lain. (san)
