
batampos.co.id – Terminal bandara sipil Ranai Natuna, akhirnya akan dioperasikan, Sabtu (13/5). Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti.
Pihak Lanud Raden Sadjad sudah siap melepas pengeoperasian bandara ini kepada Satuan kerja bandara Kementerian Perhubungan.
“Sabtu ini penerbangan perdananya dibuka. Ini memang sedikit mendadak, karena masih ada kekurangan pasal-pasal dalam MoU,” kata Ngesti, Kamis (11/5).
Sebenarnya kata Ngesti, masih terdapat pasal-pasal dalam MoU pengoperasian bandara sipil ini antara TNI AU dan Pemerintah Daerah. Namun kekurangan dapat dilengkapi menyusul bersama Kementerian Perhubungan. Karena terminal bandara yang dibangun dari APBD tersebut sudah dihibahkan kepada Dirjen Udara.
“Pengoperasian perdana ini, akan ada pengalungan bagi penumpang perdana yang disambut di terminal,” kata Ngesti.
Seperti diketahui terminal bandara sipil yang berada di kawasan militer TNI AU ini sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 6 Oktober tahun 2016 lalu. Namun dengan berbagai faktor, bandara sipil baru sekarag terdapat kejelasan akan dioperasikan.
Beroperasinya bandara sipil ini kata Ngesti, adalah harapan bersama. Ini merupakan gerbang Utara membuka akses ke Natuna. Tentu bandara sipil juga dapat menambah jumlah maskpai dan rutenya. Saat ini hanya dilayani dua maskapai dengan satu rute Batam-Natuna sebaliknya.
“Semua fasilitas bandara sudah dilengkapi, jadi tidak ada masalah nanti,” sebut Ngesti.(arn)
