Selasa, 7 April 2026

Pak Polisi Warga Resah saat Melintas di Kawasan Marina

Berita Terkait

Ilustrasi

batampos.co.id – Balapan dan aksi standing di Marina, Sekupang, semakin meresahkan warga. Mereka menghentikan laju kendaraan masyarakat yang lewat untuk kemudian memulai aksinya.

Balapan dan aksi standing disana dilakukan di siang hari saat. Dimana masih banyak orang yang lalu lalang di lokasi tersebut. Tidak sedikit juga masyarakat yang menjadi korban.

“Kalau sudah Sabtu dan Minggu, jalanan penuh oleh mereka. Kesalnya kalau mereka nyengol bukannya tanggungjawab malah balik marah,” ujar Hani, salah seorang warga disana, kemarin.

Aksi yang membahayakan ini kata dia, sebenarnya sudah sering ditertibkan polisi. Namun entah karena alasan apa. Mereka tetap ngumpul dan melakukan aksinya di jalan tersebut.

“Ada juga yang ditangkap. Tapi tak ada jeranya,” lanjut Hani.

Kalau di siang harinya balapan. Malam hari lokasi ini kerap dijadikan tempat ngumpul para anak baru gede (ABG). Seperti mendarah daging, aksi mereka selalu meresahkan warga.

Seorang wanita di salah satu hotel di Marina mengaku sempat diberhentikan oleh sekelompok ABG. Mereka awalnya meminta uang untuk membeli rokok. Namun karena tak dikasih mereka marah dan mengancam akan memukul. “Kalau dari wajah masih anak sekolahan,” katanya.

Saat kejadian jam sudah menunjukan pukul 23.00 WIB. Jalanan pun sudah mulai sepi. Karena takut, ia pun memberikan uang yang diminta. “Dari pada apa-apa, saya kasih saja. Sejak itu tidak berani lewat sendiri. Mereka sering ngumpul di bawah-bawah pohon,” tuturnya.

Kepada pihak kepolisian ia berharap tanggap dan peka terhadap keresahan masyarakat.

“Kalau dulu saya lihat masih sering polisi patroli di sana. Sekarang sudah tak ada lagi,” tuturnya. (rng)

Update