Kapal Tol laut yang menghubungkan Natuna dengan berbagai wilayah lainnya di Indonesia. Foto: Aulia/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UKM Pemkab Natuna Helmi Wahyuda mengatakan, sejauh ini ketersediaan kebutuhan pokok di 13 Kecamatan masih terkendali dan aman. Bahkan belum terlihat lonjakan harga sejumlah komoditi.

“Setiap Kecamatan secara rutin memberikan laporan, kami sudah minta setiap minggu. Ketersediaan kebutuhan pokok masih aman. Harga pun tidak ada lonjakan,” kata Wahyuda ditemui di DPRD Natuna, Jumat (12/5)

Dikatakannya, saat ini stok beras dua gudang bulog di Natuna diyakini cukup memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa. Yakni di gudang bulog Ranai sekitar 300 ton dan gudang bulog Sedanau sekitar 250 ton beras.

“Untuk ketersidaan dan harga kebutuhan pokok, kami belum menemukan adanya indikasi spekulan, tentu survei dilakukan disetiap Kecamatan,” ujar Wahyuda.

Namun untuk antisipasi meningkatnya kebutuhan pokok sambungnya, Pemerintah Dareah meminta Pelni untuk memperbaiki colstorage di kapal Tol Laut agar dapat mengangkut daging beku. Hal ini untuk antisipasi jika terjadi permintaan daging yang disebabkan ketersediaan daging di pedagang menipis.

“Mendatangkan daging beku juga antisipasi, harga daging melonjak tinggi,” ujar Wahyuda.

Dikatakan Wahyuda, harga daging beku sekitar Rp 80 ribu per kilogram. Lebih murah dari harga daging di Ranai saat ini. Selain itu, Pemerintah juga meminta antisipasi kebutuhan minyak goreng dan gula. Karena kebutuhan komoditi tersebut akan meningkat dibulan puasa.(arn)

Advertisement
loading...