
batampos.co.id – Dua unit mobil Avanza BP 1140 BC warna abu-abu dan BP 1699 BY warna hijau terlibat kecelakaan adu kambing di Jalan Nusantara KM 20 Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Jumat (12/5) sekitar pukul 01.45 WIB.
Diduga kecelakaan ini diakibatkan dari kelalaian pengemudi salah satu mobil Avanza hijau yang mengkonsumsi minuman alkohol. Sebab tercium bau alkohol yang sangat menyengat dari dalam mobil tersebut.
“Mobil itu (Avanza hijau, red) ada bau alkoholnya. Mungkin itu pengaruhnya,” ujar Al Razak, Anggota unit Lakalantas Polres Bintan, saat ditemui dilokasi kejadian, Jumat (12/5).
Ia menjelaskan mobil Avanza hijau yg dikemudikan oleh Syahrul 34, ini datang dari arah Tanjungpinang, hendak menuju ke Kijang, dengan kecepatan tinggi.
Tepat di tikungan di jalan Nusantara kilometer 20 Kijang, mobil tersebut berjalan agak ke kanan bahu jalan, sehingga tiba-tiba dari arah berlawanan datang mobil Pick Up Box BP 8640 TU yg dikemudikan oleh Adam.
“Mobil pick up sempat mengelak dari mobil toyota avanza itu, tapi tak bisa terelakkan, dan bersenggolan. Kena lah bagian ban samping kanan mobil pick up,” terangnya.
Tak hanya itu, setelah berhasil lepas dari mobil pick up box tersebut, lanjutnya mobil Toyota Avanza hijau ini kembali lagi menabrak bagian depan mobil Toyota Avanza berwarna abu-abu yg dikemudikan oleh Sutrisno, yang berada tepat di belakang mobil pick up box itu.
“Karena posisi jarak yang sangat dekat, Syahrul tidak dapat mengelak lagi, dan tabrakan keras pun terjadi,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut lanjutnya dua penumpang mobil Totoya Avanza yang dikendarai Sutrisno, yakni Tan A Eng, 40, mengalami patah tangan sebelah kiri, dan Lan Hui, 45, mengalami nyeri pada bagian dada dan bengkak pada kaki kanan dan kiri.
“Dua korban sudah dibawa ke RSUD Bintan, kini sedang mendapat perawatan intensif. Sementara kedua mobil mereka sudah diamankan di Pos Lantas Bintan Timur,” imbuhnya.
Ia menambahkan saat ini kasus kecelakaan tersebut, sedang ditangani oleh Satlantas Polres Bintan.
“Untuk proses lebih lanjut kasus ini sedang dalam penanganan kami,” imbuhnya. (cr20)
