batampos.co.id – Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) 2017 untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), kemarin (15/5) di mulai selama tiga hari dengan jumlah peserta sebanyak 4607 pelajar dari 148 sekolah yang ada di kabupaten Karimun. Dengan rincian sekolah yang ikut USBN yaitu, untuk SDN ada 121 sekolah, kemudian SDS ada 12 sekolah, selanjutnya MI ada 12 sekolah dan SLB ada 3 sekolah.
”Sejak kemarin kita sudah melaksanakan USBN sebagai salah satu syarat untuk melanjutkan ke jenjang tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP),” jelas Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim, di Tanjungbalai Karimun.
Dikatakan, pada hari pertama USBN tersebut mata pelajaran Bahasa Indonesia yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB dengan jumlah soal 50 yang tertera di dalam lembar soal. Dan sistem mengisi lembar jawabannya dengan cara mensilang pilih salah satu jawabannya a, b, c, d yang menggunakan pinsil dilembar jawab.
”Kenapa disebut USBN, karena di dalam lembar jawaban tersebut 60 persen tentang daerah dan 40 persen secara Nasional. Dan Alhamdulillah, pada hari pertama pelaksanaan USBN berjalan lancar dengan semua pelajar mengikuti ujian,” ungkapnya.
Kemudian, pada hari kedua ini dengan mata pelajaran Matematika dan besok IPA dengan jumlah soal ada 40 soal. Sementara mata pelajaran yang lainnya tetap di ujiankan secara lokal. Artinya, mata pelajaran tersebut dilaksanakan dimasing-masing sekolah dengan penilaian sesuai dengan mata pelajaran yang ada.
”Pantauan di sekolah-sekolah, para pelajar yang mengikuti USBN dapat mengerjakan semua soal dengan tekun dan percaya diri,” kata Bakri.
Pelaksanaan USBN berjalan baik tersebut, dikarenakan adanya kesiapan maupun kerja sama dan koordinasi yang baik antara Dinas Pendidikan Karimun, Kepala Sekolah dan pihak kepolisian.
”Mulai naskah USBN hingga pelaksanaan di hari pertama lancar. Mudah-mudahan hingga selesai, tidak ada kendala baik naskah maupun para pelajar yang tetap ikut USBN,” pungkasnya. (tri)
