Rabu, 1 April 2026

27 Ribu Murid Bakal Tak Tertampung di Sekolah Negeri

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Keterbatasan daya tampung di sekolah negeri setiap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) selalu terjadi setiap tahun. Meski demikian, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam sendiri belum punya solusi mengatasi persoalan ini. Alasannya, jumlah lulusan tak sebading dengan kemampuan daya tampung di sekolah negeri.

Tahun ini, diperkirakan sekitar 27.051 murid tak bisa ditampung di sekolah negeri, baik di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP). Data Disdik Kota Batam mencatat lulusan Taman Kanak-Kanak (TK) tahun ini sekitar 25 ribu murid, sedangkan daya tampung SD negeri hanya 10 ribu murid. Sementara lulusan SD sebanya 20.051 murid, tapi daya tampung SMP negeri hanya 8.000 siswa.

“Artinya bakal ada 50 persen murid yang tak tertampung di sekolah negeri,” kata Aman, anggota Komisi IV DPRD Batam usai menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Disdik Kota Batam di gedung DPRD Batam, Batamcenter, Rabu (17/5).

Menurut Aman, jumlah yang cukup signifikan ini harus segera dicarikan solusinya. Aman menilai, pemerintah daerah wajib bekerja sama dengan sekolah swasta. “Kalau hanya mengandalkan sekolah negeri bakal ada 12 ribu sampai 15 ribu murid yang bakal tak tertampung (di SD negeri),” tuturnya.

Aman menambahkan, Disdik harus memiliki pola dan sistem menyelesaikan persoalan PPDB ini. Karena hampir setiap tahun, permasalahan daya tampung sekolah negeri terjadi. “Pemerintah harus duduk bersama membuat pola sistem terbaik. Jangan sampai PPDB tahun ajaran 2017/2018 ini sama seperti tahun lalu,” tegasnya.

Dalam RDP kemarin baru sebatas membahas kapasitas sekolah negeri. Untuk daya tampung sekolah swasta masih belum dibahas. “Tadi (kemarin) Disdik belum bawa data sekolah swasta. Kita rencanakan minggu depan RDP kita lanjutkan, termasuk mengundang perwakilan dari sekolah swasta,” terangnya.

Kepala Disdik Kota Batam, Muslim Bidin mengakui untuk menampung semua di sekolah negeri memang tidak sanggup, makanya Disdik bekerja sama dengan sekolah swasta di PPDB tahun ini. Pria 59 tahun ini mengatakan, siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta. “Itu salah satu solusinya, dari pada tidak sekolah, lebih baik ke sekolah swasta,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Kota Batam, Hernowo menyampaikan tingginya antusias masyarakat untuk bersekolah di negeri memang tidak bisa terhindarkan. Faktor biaya pendidiakan gratis menjadi alasan mereka berbondong-bondong untuk masuk ke negeri. “Masih persoalan biaya,” kata dia usai RDP kemarin.

Dia merinci, daya tampung di tingkat SD negeri, yakni di Kecamatan Bengkong 1.512 murid, Nongsa 972 murid, Sagulung 2.736 murid, Seibeduk 972 murid, Batuaji 1.008 murid, Lubukbaja 864 murid, Sekupang 1.512 murid, Batamkota 1.332 murid, dan Batuampar 504 murid. Sedangkan untuk tingkat SMPN, di Kecamatan Batuaji sebanyak 900 siswa, Belakangpadang 180 siswa, Bengkong 468 siswa, Nongsa 576 siswa, Sagulung 1.620 siswa, Batamkota 1.872 siswa, sisanya sebanyak 1.674 di Sekupang, Seibeduk, dan Lubukbaja.

Hernowo menambahkan, siswa yang tidak tertampung di negeri bisa melanjutkan ke sekolah swasta. Saat ini terdapat 626 SD swasta dan 712 SMP swasta yang siap menampung. “Yang merasa mampu bisa ke swasta biar yang tidak mampu belajar di negeri,” ucapnya. (rng/cr17)

Update