Minggu, 15 Maret 2026

44 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi

Berita Terkait

44 wartawan foto bersama setelah mengikuti uji kompetensi di Tanjungpinang. F. Faradilla/batampos.
batampos.co.id – Sebanyak 44 wartawan se-Provinsi Kepri mengikuti uji kompetensi yang yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri di Bintan, Selasa (23/5).
Pada uji kompetensi yang berlangsung selama dua hari itu merupakan upaya nyata membawa kehidupan pers Kepri dalam taraf yang lebih baik. Artinya mampu bekerja lebih profesional dan mengedepankan kode etik jurnalistik.
“Kode etik ini yang akan membedakan kerja jurnalistik ini di era media sosial yang semakin kabur dan tak terkontrol,” kata Kepala Bidang Organisasi PWI Pusat, Sasongko Tejo, yang juga seorang penguji pada uji kompetensi kemarin.
Sebab itu, sambung Sasongko, ke depannya akan kian dipadatkan materi uji kompetensi dengan materi-materi kode etik yang sudah seharusnya menjadi pegangan utama wartawan dalam bekerja. Sasongko menegaskan, kode etik ini pula yang menjadikan kerja-kerja jurnalistik jadi lebih profesional dan mulia. Sehingga sudah sepatutnya dihormati sebagaimana profesi lain.
Tingginya animo wartawan Kepri untuk mengikuti uji kompetensi juga mendapat apresiasi dari Sasongko. Hal itu merupakan cerminan wartawan di Kepri ingin terus meningkatkan kerja-kerja jurnalistiknya dari waktu ke waktu. “Saya senang bisa jadi bagian dari penguji di Kepri,” ungkapnya.
Yang berbahagia tentu saja Ramon Damora. Ketua PWI Kepri ini menuturkan, UKW yang sudah digelar kali kedelapan ini adalah bagian dari perbaikan kualitas profesionalitas kerja jurnalistik di Kepri. Baik itu dari level wartawan di kategori uji muda, redaktur di kategori uji madya, dan pemimpin redaksi di kategori uji utama.
“Apalagi terakhir kami bikin UKW itu tiga tahun lalu. Sekarang sudah saatnya mengingat kini juga tumbuh subur media-media siber di Kepri,” ujar Ramon.
Ke depan, sambung Ramon, PWI Kepri juga bakal lebih giat menyelenggarakan uji kompetensi di sejumlah daerah Kepri. Mulai dari Batam hingga ke Lingga. Kalau perlu, tegas dia, menjangkau jauh ke seluruh wilayah di Kepri. “Sebab Kepri ini wilayah perbatasan. Kita semua juga butuh barisan juru warta tangkas dan berdaya saing. Karena itu UKW akan lebih disemarakkan lagi,” ujar Ramon.
UKW memang menjadi ladang ujian bagi para wartawan. Sebab para penguji didatangkan langsung dari pengurus PWI Pusat. Kemudian juga diberlakukan rumusan-rumusan kompetensi yang mengikat sesuai jenjang yang diikuti. Pada UKW kali ini, Batam Pos mendelegasikan Suparman pada kategori uji utama dan Faradilla serta Osias di uji kategori muda. (aya)

Update