Senin, 6 April 2026

Satgas Pangan Temukan Gula Rafinasi dan Makanan Kadaluarsa

Berita Terkait

Satgas Pangan Kepri melakukan sidak bahan pangan dan bahan pokok di Pasar Tos 3000 Jodoh, Rabu (24/5). Sidak tersebut untuk mengetahui ketersediaan pangan dan stabilitas harga. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Tim Satgas yang dipimpin Ditreskrimsus Polda Kepri menemukan gula rafinasi dan makanan kadarluarsa saat inspeksi mendadak (sidak) di pasar Tos 3000, Rabu (24/5). Adanya temuan ini, Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri Budi Suryanto mengatakan akan menelusuri dan menyelidikinya.

“Temuan ini akan kami cari tau berasal dari mana,” katanya, kemarin.

Ia mengatakan pihaknya sudah mengambil beberap sampel, untuk penyelidikan. Dan juga sudah menanyakan ke pedagang yang menjual gula dan barang kadarluarsa itu.
Dari pantauan Batam Pos, beberapa bungkus gula rafinasi diamankan Polda Kepri. Lalu juga sarden dan bumbu yang sudah kadarluarsa.

Gula rafinasi diketahui cukup sangat berbahaya. Dimana bila dikonsumsi secara berkelanjutan, makan akan menyebabkan beberapa penyakit seperti Osteoporosis, Diabetes, Hiperglikemia (suatu keadaan gula terlalu tinggi dalam darah,red).

“Karena tak ingin terjadi hal yang tak diinginkan, makanya kami amankan dulu,” tuturnya.

Makanan kadarluarsa yang ditemukan Polda Kepri itu, kata Budi akan ditarik semuanya. Sehingga tidak akan membahayakan masyarakat. “Tadi ada beberapa kotak,” ujarnya.

Dalam sidak ini, Budi mengatakan pihaknya tak menemukan lonjakan harga. Harga daging segara dikisaran Rp 125 ribu, daging beku Rp 70 ribu, bawang merah jawa Rp 18 ribu, bawang merah birma Rp 8ribu, minyak 1 liter Rp 12 ribu dan  telur satu papanya Rp 33 ribu.

Tak hanya pasar Tos 3000 saja yang jadi sasaran sidak Tim Satgas Pangan Kepri ini. Tapi juga pasar Puja Bahari dan dua gudang daging beku di kawasan Seraya.

Dari pengakuan para distributor daging ke Budi, mengungkapkan pasokan daging aman selama Ramadan.

“Mereka bilang, hingga setelah Ramadanpun, pasokan daging lebih dari cukup,” ujarnya. (ska)

Update