batampos.co.id – Beberapa kegiatan bakti kesehatan yang digelar TNI di Anambas, selalu diserbu ribuan warga yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan ataupun pengobatan.

Hal tersebut karena pelayanan kesehatan di Anambas selama ini sangat minim. Banyaknya pasien yang tidak tertangani dengan baik karena minimnya fasilitas alat kesehatan maupun dan juga tenaga medis. Hal tersebut dibenarkan kepala dinas kesehatan kabupaten kepulauan Anambas Heriyanto, Jumat (26/5).

Setidaknya dalam kegiatan bakti kesehatan yang digelar TNI pada 19-22 Mei lalu, sedikitnya ada 1.500 warga yang mendapatkan penanganan medis gratis.

Heriyanto mengaku sangat berterimakasih kepada TNI yang telah menggelar Bakti kesehatan untuk warga Anambas. Ke depan pihaknya sangat berharap kepada TNI agar tahun depan dapat melaksanakan kegiatan yang sama di Anambas.

Saat ini diakui Heriyanto, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap tenaga kesehatan yang ada di Anambas ini sangat rendah. Untuk itu pihaknya akan berusaha mengubah pelayanan untuk mengembalikan kepercayaan terhadap tenaga kesehatan di Anambas.

Dirinya beharap kepercayaan itu akan segera tumbuh setelah pengadaan alat kesehatan selesai sehingga di Anambas memiliki alkes yang cukup bagus. “Alkes dari Jerman kemungkinan tidak lama lagi akan tiba,” ungkap Heriyanto. (sya)