Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam membentuk Tim Koordinator penangangan masalah banjr di masing- masing kecamatan. Tim Kooordinator ini melibatkan seluruh OPD yang ada di lingkungan Pemko Batam.

Camat Sekupang, Muhammad Arman mengatakan untuk Kecamatan Sekupang sendiri terdapat dua titik banjir yaitu Perumahan Kartini Raya, dan Perumahan Laguna, Tanjungriau.

Sedangkan untuk jalan Gajah Mada atau depan SPBU Tibancenter, disebabkan drainase yang kecil dan terdapat banyak kabel.

“Sampah itu nyangkut di drainase, nanti kita coba koordinasi dulu untuk penangnanannya,”ujar Arman.

Untuk dua lokasi banjir tersebut disebabkan drainase yang tidak sempurna, dan kondisi daerah yang rendah, sehingga luapan air yang tidak mengalir dengan sempurna masuk ke rumah warga.

Setiap kecamatan juga akan diberikan satu unit alat berat, untuk menyelesaikan permasalahan banjir ini.

“Tim akan turun meninjau lokasi, dan mencoba mwencarikan solusi terbaik, sehingga saat curah hujan meningkat tidak ada banjir lagi,” terang Arman.

Sementara itu Kepala Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur mengatakan pembangunan yang pesat di Batam juga menjadi salah satu faktor terjadinya banjir.

“Karena mereka yang membangun tidak mempersiapkan sisitem drainase yang baik, sehingga antara satu perumah dengan perumahan yang lainnya mengalami masalah aliran airnya,” kata Yumasnur.

Selain itu, penyebab yang cukup berdampak adalah adanya aktivitas cut and fill yang sudah berlangsung di Batam.

“Aliran air yang dulunya mengalir lancar ke laut harus terhambat proses penimbunan laut,”ungkapnya. (cr17)

Respon Anda?

komentar