Kamis, 7 Mei 2026

Pertumbuhan Ekonomi Kepri Terendah se-Indonesia

Berita Terkait

batampos.co.id – Sekda Kota Tanjungpinang, Riono
mengatakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS)
Nasional bahwa Provinsi Kepri merupakan wilayah yang
memiliki pertumbuhan ekonomi terendah kedua se-Indonesia
dan terendah pertama se-Sumatera.

“Agar pertumbuhan ekonomi Kepri tak kian parah. Kami ingin
seluruh perusahaan bekerjasama dengan Pemko
Tanjungpinang,” ujar Riono di Kantor Dinas Perdagangan dan
Perindustrian (Perdagin) Tanjungpinang, Rabu (31/5).

Dikatakan Riono, ada dua cara untuk menstabilitaskan
perekonomian daerah. Yaitu partisipasi perekonomian dari
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan partisipasi dari
perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Keduanya, kata Riono merupakan pelaku usaha yang mampu
bertahan meskipun diterpa krisis ekonomi global. Sedangkan
perusahaan swasta lainnya banyak yang gulung tikar
sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

“Hanya UMKM dan BUMN yang kuat diterpa krisis global. Jadi
kami mohon keduanya membantu pemerintah bangkitkan
pertumbuhan ekonomi daerah,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Disperdagin Tanjungpinang, Juramadi
Esram mengatakan pihak BUMN sangat setuju dengan kerjasama
ini. Mereka adalah Bulog, BPJS Ketenagakerjaan, TASPEN,
Pegadaian, Pelindo I Cabang Tanjungpinang, Angkasa Pura
II, PLN Tanjungpinang, serta Perwakilan BNI dan BRI.

“Mereka bersama-sama akan memberikan berbagai bantuan
kepada masyarakat,” katanya.

Bantuan yang diberikan sempena bulan suci Ramadan dan
menyambut Idul Fitri ini, kata Juramadi dengan cara
menyelenggarakan pasar murah, pembagian sembako gratis
hingga bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 8400
Kepala Keluarga (KK).

Khusus pasar murah, sambung Riono tentunya dengan harga
distributor. Diantaranya harga gula putih Rp .11.900 per
Kg. Jika membeli perkarung bisa dibandrol dengan harga
Rp11.300 per Kg. Sedangkan sembako gratis akan dibagikan
ketika menyambut Idul Fitri.

“Bantuan sembako yaitu beras, gula putih, minyak goreng
serta kebutuhan lainnya,” ungkapnya. (ary)

Update