Kamis, 16 April 2026

Robot Pengganti Tugas Pendeta

Berita Terkait

foto: mirror

Ada alarm reminder waktu salat, apps untuk membaca Alquran, dan sebagainya, begitulah zaman digital.

Nah, di kawasan Hesse dan Nassau, Jerman, pendeta tak perlu lagi memimpin ibadah di gereja. Tugasnya telah digantikan sebuah robot bernama BlessU-2 buatan Stephan Krebs, seorang pendeta sekaligus teknisi.

’’Robot itu sudah bertugas 10 hari. Ia banyak diperbincangkan dan menjadi bahan diskusi,’’ ungkap Krebs sebagaimana dikutip Guardian.

Robot tersebut dikonsep mirip Teletubbies, tentu dengan desain yang lebih robotik. Ia punya layar sentuh di dada, lengan yang bisa mengangkat, dan kepala. BlessU-2 mampu menyampaikan berkat dalam lima bahasa yang dapat dipilih: Jerman, Inggris, Prancis, Spanyol, dan Polandia.

Pengunjung gereja bisa memilih suara yang dimau. Bisa laki-laki, bisa perempuan. ’’Ia akan menyampaikan firman Tuhan. Saat itu lengannya bakal terangkat dan telapak tangannya berpendar. Lalu, ia akan mengakhirinya dengan kata ’Tuhan memberkati dan melindungimu’,’’ papar Krebs.

Jika mau, jemaat dapat mencetak ucapan sang robot pendeta. Menurut Krebs, robot itu dikembangkan untuk menarik umat datang ke gereja.

Meski cukup smart, BlessU-2 hanya mampu menyampaikan isi Alkitab yang telah direkam ke sistemnya. Ia tidak bisa memberikan pendampingan rohani, apalagi menikahkan orang. Ngomong-ngomong, ia bukan satu-satunya robot religius. Sebuah wihara Buddha di Beijing juga mengembangkan robot biksu yang tugasnya membacakan mantra dan menjelaskan prinsip dasar Buddha. (Guardian/fam/c14/na)

Update