batampos.co.id – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lanal Dabo Singkep, akhirnya menemukan kapal tanpa nama milik Akeng, yang karam beberapa hari lalu. Kapal tersebut ditemukan dalam posisi tenggelam di sekitar perairan Tanjung Datok.
Komandan Lantamal IV, Kolonel Laut (P) Ribut Eko Suyatno, mengatakan kapal tersebut ditemukan dalam posisi tenggelam dengan haluan kapal timbul diatas permukaan air pada posisi 00 03′ 50″ S-104 24′ 47″ T. Sedangkan tiga orang ABK yakni Jumadi, Madi dan Nong hingga saat ini belum ditemukan.
“Untuk dugaan sementara kapal tersebut karam dihantam gelombang tinggu yang melanda perairan tersebut,” ujar Ribut, Jumat (2/5).
Dikatakan Ribut, pencarian terhadap kapal dan ABK itu dilakukan pihaknya berdasarkan laporan dari masyarakat dan nelayan setempat dengan mengerahkan kapal Patkamla Cempa menuju lokasi.
“Kapal saat ini sudah dibawa Menuju Pelabuhan Pulun. Kapal ditarik oleh Patkamla dibantu pompong nelayan,” kata Ribut.
Diterangkan Ribut, proses pencarian ketiga korban ABK hingga saat ini belum membuahkan hasil. Pihaknya pun masih melakukan pencarian. Namun, pencarian pun dilakukan secara perlahan karena cuaca disekitar lokasi sangat kurang bersahabat.
“Untuk mempercepat proses pencarian korban aksi tanggap Tim WFQR 4 Lanal Dabo Singkep meneruskan menginformasikan peristiwa kecelakaan tersebut kepada masyarakat nelayan sekitar perairan tersebut untuk membantu pencarian ketiga korban ABK yang masih hilang,” pungkasnya.(ias)
