batampos.co.id – Realisasi listrik 24 jam di Palmatak sempat berjalan namun tidak lama. Pasca diresmikan pada 22 Mei lalu diakui memang listrik nyala 24 jam. Namun setelah itu ada salah satu mesin pembangkitnya mengalami kerusakan sehingga saat ini di kecamatan tersebut harus mengalami pemadaman bergilir.
Pemadaman bergilir dilakukan mulai dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.
“Kita sudah konfirmasi ke kantor PLN katanya ada salah satu mesin yang rusak,” ungkap salah seorang anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas dapil Palmatak Jasril, Selasa (6/6).
Pemadaman bergilir ini sudah terjadi sejak dua minggu terakhir ini tidak lama setelah peresmian operasional mesin pembangkit yang ada di Palmatak.
“Kalau kalau pemadaman terlalu sering, terpaksalah pakai genset. Terkadang pakai lampu cangkok (lampu minyak tanah,red) sampai listrik PLN kembali menyala,” ungkapnya.
Sementara hasil koordinasi dengan PLN, kata Jasril, pihak PLN berkomitmen agar kerusakan mesin tersebut sudah diperbaiki dan dalam waktu dekat ini akan normal kembali.
“Komponen yang rusak sekarang sudah datang, kata petugas PLN dalam waktu dua hari ini perbaikan akan selesai dan lampu akan kembali nyala normal seperti biasa,” ungkapnya. (sya)
