Menaker M Hanif Dhakiri dan Walikota Batam Muhammad Rudi (dua dari kanan) melihat Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Sagulung, Jumat (14/10/2016). foto:dalil harahap/batampos

batampos.co.id – Kondisi bangunan Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di Kecamatan Sagulung kian memprihatinkan. Pantauan batampos.co.id, beberapa atap gedung sudah hampir roboh, bahkan warga yang ada disekitar menganggap bangunan ini seperti rumah hantu.

“Kondisinya memang menyeramkan. Malam hari gelap tak ada penerangan sama sekali, ” ujar Muslimin warga Perumahan Griya Panorama Permai, yang terletak di belakang gedung BLK, Rabu (7/6/2017).

Di dalam kawasan ini, terdapat lima gedung besar yakni gedung Serbaguna, gedung kantor, gedung pelatihan, gedung Mes, yang terdiri dari dua lantai, dan gedung kelas pelatihan. Masing-masing gedung ini benar-benar terlihat sudah tak terurus lagi.

“Terakhir dibersihkan sembilan bulan yang lalu, saat Menteri Aparatur Sipil Negara (Menpan RB) dan Hanif Dhakiri Menteri Ketenaga Kerjaan (Menaker) berkunjung,” katanya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Lainnya BP Batam, Purba Robert M Sianipar, tak menampik kondisi bangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Tanjunguncang yang kian memprihatinkan. Gedung ini terbengkalai lantaran tak mendapat perawatan.

Namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Lantaran hingga saat ini masih terganjal status pembubaran Yayasan Karya Bangsa yang mengelola BLK dahulunya. Bahkan sebelum Robert dan enam pimpinan baru BP Batam datang ke Batam, upaya untuk pembubaran yayasan itu sudah beberapa kali dilakukan. “Benar, ada beberapa atap gedung yang nyaris roboh,” ujarnya.

Yayasan Karya Bangsa sendiri merupakan bentukan dari tiga instansi, yakni Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi saat itu, Pemko Batam dan Otorita Batam (kini BP Batam). Pengurusnya berjumlah 30 orang dan melibatkan pegawai dari tiga instansi tersebut.

“Sudah dikumpulkan badan pengurusnya untuk membubarkan yayasan, tapi beberapa kali rapat, pengurus yang hadir tak pernah memenuhi kuorum,” katanya. (cr19)