Kamis, 30 April 2026

Tahun Ajaran Baru di Desa Resang Ada SMA

Berita Terkait

batampos.co.id – Anak usia sekolah tingkat atas warga Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, dapat bernafas lega. Pasalnya, pada tahun ajaran baru ini, mereka tidak lagi menempuh jarak yang jauh hingga 50 kilometer lebih untuk menuju ke sekolah karena sudah ada kelas jauh tingkat SMA.

Menurut Anggota Dewan Kabupaten Lingga Abdul Gani Atan Leman permohonan kelas jauh untuk tingkat SMA telah disetujui oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Selain itu, seluruh persyaratan yang diminta Dinas Pendidikan Provinsi telah di penuhi.

“Kami sudah menemui Kepala Dinas Pendidikan, pak Arifin, dan beliau telah menyetujui asal seluruh persyaratan dapat dipenuhi,” ujar Gani ketika memberikan keterangan kepada Batam Pos, Rabu (7/6) siang.

Lebih lanjut Gani mengatakan pengajuan kelas jauh ini bermula dari warga Desa Resang yang mengaku tidak dapat melanjutkan pendidikan anak mereka jika harus mengeluarkan biaya untuk transportasi. Karena, jarang sekolah dan rumah mereka hingga lima puluh kilo meter lebih, dengan rincian biaya transportasi hingga Rp 70 ribu per hari.

Untuk itu Gani berupaya untuk mewujudkan impian warga Desa Resang agar anak mereka dapat melanjutkan sekolah. Untuk jumlah anak usia SMA di Desa tersebut mencapai 20 orang dan ditambah dengan desa sekitar termasuk Marok jumlah keseluruhan mencapai hingga 39 orang.

Jumlah ini menurut Gani mencukupi untuk pendirian kelas jauh. Selain itu, persyaratan lokal juga sudah tersedia yakni bangunan bekas kantor camat dapat digunakan untuk mendidik putra putri penerus bangsa.

“Kalau untuk guru sudah ada yang mengajukan diri yakni empat orang untuk mengajar di sana. Semua lulusan S1,” ujar Gani.

Namun Gani berharap agar pengadaan kelas jauh ini mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat terutama anak berusia sekolah agar semangat dalam menuntut ilmu sehingga menjadi putra bangsa yang bermanfaat bagi negara. (wsa)

Update