
batampos.co.id – Seorang bayi perempuan lahir tanpa batok kepala di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo Singkep dengan selamat, Kamis (8/6) malam. Bayi yang lahir dengan berat 3 kilo gram dalam kondisi lemah, sehingga pihak RSUD terus melakukan observasi di ruang anak.
Menurut dokter anak Indra Jaya yang menangani bayi malang tersebut, kasus seperti ini baru pertama kali ditangani RSUD Dabo Singkep dan bayi dapat lahir selamat. Walau hingga saat ini bayi terus menjalani perawatan yang intens.
“Kondisi bayi yang lahir tanpa batok kepala ini juga disebut anencephaly. Biasa kondisi tubuh normal cuma tidak memiliki batok kepala,” ujar dr Indra Jaya ketika ditemui di RSUD Dabo Singkep, Jumat (9/6) pagi.
Kondisi seperti ini, lanjut Indra, biasanya saat dalam kandungan bayi kekurangan Asam folat. Namun hal ini juga dapat terjadi jika ada tindakan lain seperti upaya menggugurkan atau semacamnya terhadap bayi saat dalam kandungan.
Walau kondisi bayi bergerak aktif, sambung Indra, biasanya bayi penderita anencephaly melakukan gerakan yang tidak normal atau gerkan seperti layaknya bayi lain yang berkondisi normal. Selain itu, Indra juga mengatakan jarang sekali bayi berkondisi tanpa batok kepala dapat bertahan.
“Intinya kami hanya dapat terus melakukanan perawatan yang intens terhadap bayi,” ujar Indra.
Sementara itu, ibu yang melahirkan bayi anencephaly tersebut harus mengalami perawatan lebih lanjut karena saat melahirkan mengalami pendarahan yang banyak dan membutuhkan tambahan darah sebanyak tujuh kantong. Ibu bayi tersebut juga harus menjalani operasi karena mengalami luka robek yang cukup besar.
Menurut Tw, kerabat dari ibu yang melahirkanan bayi tersebut mengatakan, sebenarnya bayi tersebut akan diangkat sebagai anak oleh Tw. Namun karena kondisi seperti itu, Tw mengaku tidak sanggup mengurus bayi tersebut dan berencana akan mengembalikan kepada orang tuanya.
“Sebenarnya sebelum lahir saya sudah menyampaikan kepada bapak dari bayi itu untuk membatalkan proses pengangkatan anak setelah mengetahui kondisi bayi setelah di USG di RSUD Dabo Singkep,” ujar Tw.
Untuk selanjutnya Tw akan memulangkan ibu bayi tersebut ke Tanjungpinang setelah berkondisi stabil. Ibu bayi tersebut berdomisili di Tanjungpinang dan saat ini berada di Dabo Singkep untuk melahirkan anak yang akan diadopsi oleh Tw tersebut. (wsa)
