Jumat, 17 April 2026

King Cobra 5 Meter Ditemukan di Rumah Warga

Berita Terkait

Warga Kampung Tanjung Kapur, RT 04/RW 05, kelurahan kawal, Kecamatan Gunung Kijang, bekerjasama menangkap ular king cobra yang menyelinp masuk ke pemukiman rumah warga. f, Choky Nainggolan/Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah warga Kampung Tanjung Kapur, RT 04/RW 05, kelurahan kawal, Kecamatan Gunung Kijang, digegerkan dengan penemuan

seekor ular King Cobra dengan panjang lima meter yang menyelinap masuk di rumah milik salah satu warga, yakni Nimus, Selasa (13/6) sekitar pukul 08.00 WIB.

Informasi yang diterima penemuan ular ini pertama kali diketahui oleh pemilik rumah saat hendak pergi berangkat kerja.

“Ular ini tiba-tiba masuk ke dalam rumah dan ditemukan membelit di tiang rumah milik Nimus,” ujar Ketua RT 04 RW05, Kelurahan Kawal, Irwan, dilokasi penemuan ular, Selasa (13/6).

Ia mengatakan ular yang ditemukan tersebut memiliki ciri kulit Berwarna coklat terang, dengan postur tubuh yang cukup panjang dan besar.

“Warga sempat panik dan ketakutan melihat ular ini. Sebab loncatan ular itu sangat berbahaya, bisa sampai 15 meter terbang ke arah mangsanya,” ucapnya.

Irwan menuturkan melihat keganasan ular yang terus berusaha ingin memangsa warga tersebut, akhirnya dirinya bersama dengan warga lainnya berupaya melumpuhkan ular itu dengan menggunakan kayu.

“Kami tak mau ambil resiko. Warga langsung kompak mematikan ular itu, lalu menguburkannya. Bukannya apa-apa disini itu banyak anak-kecil. Mau tak mau harus kita bunuh demi menjaga keamanan anak-anak kecil disini,” terang Irwan.

Ia menjelaskan penemuan ular cobra ini, tentunya bukan yang pertama kalinya terjadi. Menurutnya kejadian yang sama pernah terjadi pada tahun lalu, warga juga pernah menangkap satu ekor ular king cobra dengan ukuran panjang empat meter.

“Yang ditangkap ini mungkin pasangannya. Karena baru tahun lalu kami juga pernah tangkap ular yang sama, tapi besarnya berbeda,” ungkapnya.

Irwan juga mengakui lokasi Kawal yang identik dengan wilayah hutan yang luas tersebut memang sering didatangi ular. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada semua warga untuk lebih menggiatkan kegiatan bersih-bersih dan gotong royong bersama, agar dapat mencegah adanya ular yang masuk ke wilayah pemukiman warga.

“Saya sudah minta untuk semua warga disini agar bisa berpatisipasi untuk bersama-sama membersihkan tempat-tempat yang dianggap rawan dan kotor. Mudah-mudahan ini bisa memberikan hasil supaya tidak ada lagi ular King Cobra yang masuk kesini,” imbuhnya (cr20)

Update