Sabtu, 25 April 2026

Sidak Sembako, Cakat Temukan Kemasan Rusak

Berita Terkait

Camat Kundur Barat Anjitrisno saat sidak makanan dan minuman di kios dan toko sembako, Selasa (13/6) kemarin. F. Imam/Batam Pos.

batampos.co.id – Camat Kundur Barat Anjitrsino bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Aris Suandy, Kasi trantip Iwan, dan Kepala Puskesmas Kundur Barat Syarial, Selasa (13/6) kemarin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko dan kios sembako.

Hasilnya ditemukan sejumlah makanan dalam kaleng yang kemasanya sudah rusak namun masih tetap dipajang dan dijual belikan.Camat mengumpulkan dan minta pemilik toko untuk menarik makanan dalam kaleng yang rusak tersebut dan tidak dijual belikan.

Anjitrisno menegaskan, sidak yang dilakukan dalam rangka mengantisipasi beredarnya makanan kedaluwarsa di bulan Ramadan hingga menjelang lebaran. Sidak ini sifatnya memantau di setiap toko maupun kios sembako yang menjual makanan maupun minuman dalam kemasan guna mengingatkan masa kedaluwarsa. Diminta kepada pemilik toko untuk menarik dan tidak memajang makanan dan minuman yang kemasannya rusak ataupun karatan.

“Kita temukan belasan makanan dalam kemasan kaleng seperti sarden yang terlihat kalengnya sudah rusak bahkan ada yang karatan, tapi masih dipajang. Kita sampaikan kepada pemilik toko untuk menarik makanan dalam kaleng yang rusak untuk disimpan dan tidak dijual belikan. Kita berikan waktu sepekan selanjutnya akan kita lakukan sidak kembali,” kata Anjitrisno.

Sementara Kepala Puskesmas Kundur Barat Syarial menyebutkan di sejumlah kios dan toko ditemukan makanan non halal dipajang dengan makanan halal. Sehingga pemilik toko diminta untuk memisahkan antara makanan dalam kemasan non halal untuk memudahkan konsumen.

Selain itu juga ditemukan pemilik toko memajang makanan maupun minuman kemasan berdekatan dengan jenis obat-obatan seperti obat nyamuk dan lainnya. “Untuk masalah ini, kita sudah berikan penjelasan kepada pemilik toko untuk memilah antara makanan dan minuman dengan berbagai produk obat-obatan karena bisa terkontaminasi,” sebutnya. (ims)

Update