
batampos.co.id – Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia Tanjungpinang, Sapril Sembiring mendambakan adanya spot foto di kawasan Masjid Dompak, Tanjungpinang. Karena karena ke depan Dompak akan menjadi salah satu destinasi wisata di Tanjungpinang.
“Kita melihat Jembatan Dompak bisa menjadi background foto yang menarik dari atas kawasan Masjid Dompak. Tetapi sayang masih belum ada tempat berfoto yang strategis,” ujar Sapril Sembiring menjawab pertanyaan media di Masjid Raya Dompak.
Menurut Sapril, tidak perlu mengeluarkan modal yang besar. Karena cukup dengan bangunan sederhana. Sehingga para wisatawan bisa datang dan berfoto atau selfie dengan latar belakang Jembatan Dompak. Masih kata Sapril, lokasi yang strategis adalah diantar hutan yang masih tersisa di kawasan Masjid.
“Kita bisa mencontohi lokasi wisata alam yang ada di Jogja misalnya. Bahkan hanya untuk berfoto masuknya berbayar disana. Sementara latar belakangnya hanya bukit-bukit curam,” papar Sapril.
Dijelaskan Sapril, Tanjungpinang, Dompak khususnya memiliki panorama alam yang luar biasa. Yakni langsung menghadap ke laut. Disebutkannya, tujuan wisatawan datang berkunjung adalah melihat keindahan daerah, yakni untuk berfoto.
“Hal-hal seperti ini yang sangat menjual tentunya. Apalagi jika nanti didukung dengan beroperasinya Menara Masjid Dompak, tentu ini akan lebih menarik,” jelas Sapril.
Ditambahaknya, untuk kepentingan pariwisata juga, ia juga menyarankan Pemprov Kepri melalui Dinas Pariwisata Kepri membangunan infrastruktur pendukung. Seperti toilet khusus wisatawan. Sehingga tidak mengganggu toilet yang ada di Masjid Dompak.
“Ini hanya gagasan yang kita punya. Mudah-mudahan diterima, sehingga Pariwisata Tanjungpinang menjadi lebih maju dan lebih baik,” tutup Sapril.(jpg)
