Jumat, 24 April 2026

Harga Telur Naik Rp 6 Ribu Per Papan

Berita Terkait

Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Batam memantau harga bahan pokok di Pasar Tos 3000 Lubukbaja, Senin (19/6) pagi.

Secara umum harga stabil, kecuali harga telur yang semula Rp 30 ribu per papan kini berada pada kisaran harga Rp 34 ribu hingga Rp 36 ribu perpapan. Naiknya harga ini murni ulah pedagang yang memanfaatkan isu kapal pembawa telur karam.

“Ada isu kapal (pembawa telur) karam, kita cek kapal tersebut tak bawa telur. Justru bawa sayur-sayuran,” kata Dewan Pengarah TPID Batam Gusti Raizal Eka Putra.

Selain telur, Gusti menyampaikan harga bahan pokok lain stabil. Terutama bahan pokok yang telah ditentukan Harga Eceran Tertinggi (HET) nya.

“Mudah-mudahan hingga ke depan tetap terus terkendali, sehingga masyarakat menikmati Ramadan tanpa kendala,” harap pria yang juga Kepala BI Kepri ini.

Hal senada juga disampaikan Ketua TPID Batam Jefridin. Pria yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Batam ini mengatakan, untuk harga bahan pokok lainnya stabil, bahkan sejumlah bahan pokok ada yang dibawah HET.

“Daging misalnya ada yang Rp 75 ribu, HET nya Rp 80 ribu. Beras Rp 9.500 perkilo, Gula Pasir Rp 12.500 perkilogram, ada malah yang dibawah HET. Alhamdulillah harga-harga stabil,” katannya.

Menurutnya, stabilnya harga menjelang lebaran ini tak terhindar dari peran semua pihak baik. mengintervensi pasar, beberapa kali TPID sudah menggelar pasar murah di 11  kecamatan di Batam.

Sementara itu, staff Kementrian Perdagangan Michael Manurung yang turut serta dalam kegiatan tersebut menyebutkan pihaknya punya program ‘penetrasi bahan pokok’, yakni kegiatan semacam pasar murah namun dikhususkan bagi pedagang.

“Kami jual dibawah HET, pas ngejual lagi, tidak ada alasan mereka menjual diatas HET. Kami tahun ini dua titik di Nagoya ini dan Sagulung,” katanya. (cr13)

Update