batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) disejumlah pasar diantaranya, Pasar Inpres dan Pasar Barek Motor, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (21/6).
Sidak ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya lonjakan harga terhadap berbagai kebutuhan pokok jelang perayaan Idul Fitri 1438 H, yang akan berlangsung beberapa hari lagi.
“Ini bertujuan untuk melihat langsung apa yang dapat pemerintah daerah lakukan dalam menstabilkan harga komoditas kebutuhan, agar tidak terjadi lonjakan harga yang akan menimbulkan keresahan pada masyarakat,” jelas Apri.
Berbagai harga komoditas yang ditinjau langsung diantaranya, daging sapi dengan harga Rp 170 ribu perkilo, daging ayam Rp 36 ribu, perkilo, ikan selar Rp 30 ribu, perkilo, cabai merah Rp 30 ribu, perkilo, sayur bayam Rp 7 ribu, per ikat, tepung terigu Rp 7.500 per kilo, hingga telur ayam Rp 1.300 per butir.
“Sejauh ini semua harga masih stabil terkendali. Belum ada kenaikan harga yang signifikan. Apalagi sampai mengarah kepada kenaikan harga diatas kewajaran,” tegas Apri.
Selain memeriksa harga kebutuhan pokok, dirinya juga melakukan dialog langsung kepada penjual serta pembeli untuk mencari tahu terkait stabilitas harga kebutuhan pokok bagi masyarakat sehari-hari.
Politisi Partai Demokrat ini menambahkan untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok tersebut, tentunya Pemkab Bintan juga berkoordinasi dengan jajaran kepolisian serta instansi terkait lainnya, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti kenaikan harga diatas kewajaran yang akan menimbulkan dampak terhadap situasi Kamtibmas yang kurang stabil.
“Harga kebutuhan pokok yang beredar dipasaran, setiap harinya akan terus kita pantau, utamanya sebelum dan sesudah lebaran Idul Fitri 1438 H,” imbuhnya.
Sidak yang digelar sejak pagi ini turut didampingi Kapolres Bintan AKBP Guntur Sunoto, Dansatrad 213 Sri Bintan, Letkol Irman Wiranto, Kasatpol PP Kabupaten Bintan Insan Amin, Kepala Dinas Kesehatan Bintan, dr.Gama, serta Kepala Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan Khairul. (cr20)
