Jumat, 24 April 2026

Maaf, Pecahan Uang Baru Kecil Habis

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Beberapa hari jelang lebaran idul fitri ternyata antuasias masyarakat untuk mendapatkan pecahan rupiah baru masih tinggi. Sejumlah bank umum diserbu warga. Namun nominal kecil pecahan uang baru banyak yang sudah habis.

Seperti di BNI Nagoya, sejumlah warga rela antre untuk bisa menukarkan uang baru di bagian teler. Tapi sayang, banyak warga yang harus balik kanan karena nominal kecil pecahan uang baru sudah habis. Seperti pecahan Rp 2000 dan Rp 5000.

“Tadi pagi ada, cuma sekarang sudah habis kata petugas tellernya. Yang ada cuma pecahan Rp 20.000,” terang Risha, warga Tanjungsengkung.

Meski begitu, Risha tetap menukarkan pecahan Rp 20.000. Ia berencana mencari bank lain untuk bisa mendapatkan pecahan yang lebih kecil.

“Disini tukar satu ikat saja, Rp 2 juta. Saya perlu juga pecahan Rp 5.000, cuma disini sudah habis,” terang Risha.

Di Bank BCA Bengkong, masyarakat masih terlihat antre untuk bisa mengurus pecahan uang baru. Disana masih tersedia uang pecahan Rp 5000 dan Rp 2000. Namun penukaran terbatas. Begitu juga dengan bank BCA Seipanas yang membatasi jumlah penukaran.

“Bisa tukar, tapi bisa banyak-banyak. Hanya satu ikat untuk satu nominal. Kata petugasnya sih biar semua dapat,” terang Novi.

Bank Riau Seipanas nampak antre dengan puluhan warga yang rela antre hingga luar bank untuk bisa menukarkan pecahan uang baru. Bank Riau masih menyediakan pecahan baru semua nominal.

“Masih ada, silahkan ambil nomor antrean,” terang petugas keamanan.

Sedangkan bank Riau di Pemko hanya tersedia pecahan uang Rp 10.000-Rp 20.000.

Kepala Bank BNI cabang di Sukajadi, Roni mengatakan pihaknya tak lagi menyediakan penukaran uang baru. Hal itu dikarenakan jatah dari bank utama BNI sudah habis diserbu warga.

“Kita dapat tiga gelombang. Masing-masing gelombang Rp 100 juta. Dan itu semua habis diserbu warga,” terang Roni, Rabu (21/6)

Menurut dia, uang pecahan yang disediakan disana mulai Rp 1.000 hingga Rp 100.000. Namun sayang, semua pecahan sudah habis.

“Tadi (kemarin, red) terakhir melayani, sudah habis ditukar warga,” jelas Roni. (she)

Update