batampos.co.id – Inke Intania, 25, nekad menculik bayi Riana,26 disebabkan ingin memiliki anak. Dari pengakuan Inke, ia sempat hamil namun keguguran pada Desember tahun lalu. “Saya berbohong sama suami, saya bilang masih hamil,” katanya, Jumat (30/6/2017).
Suami Inke yang jarang pulang, percaya dengan omongannya. Hingga akhirnya, suaminya menanyakan kapan melahirkan. Inkepun menjadi gelagapan. “Awalnya saya bilang sudah melahirkan. Dan anaknya di rumah sakit, masuk ruangan steril,” tuturnya.
Namun lama-kelamaan suaminya terus menanyakan bayinya dirawat dimana. Hal ini membuat Inke memutar otak untuk mencari cara agar memiliki bayi. “Lalu teman saya bilang, kalau ada orang mau menjual anaknya, ya ibu Riana itu,” ujarnya.
Berbekal dari nomor ponsel milik Riana yang diberikan temannya, Inke lalu menjalin komunikasi melalui aplikasi WhatsApp. Dari pembicaraan tersebut, Riana menyambut baik keinginan Inke. “Dia (Riana,red) bilang mau kasih bayinya ke saya. Asal bayar uang persalinan, lalu uang penyembuhan serta lainnya. Dia kasih gambaran uang persalinan Rp 2 juta,” ujarnya.
Saat berkomunikasi via WhatsApp ini, Riana masih belum melahirkan. Wanita asal Medan ini, sedang mengandung 9 bulan.
“Lalu saya datang ke rumah dengan niat melihat bayinya dan bawa oleh-oleh. Riana bilang pikir-pikir dulu 2 atau 3 hari untuk kasih bayinya,” tutur Inke.
Karena sudah tak sabar menunggu, Inke mengatakan akhirnya menculik bayi Riana. Dimana sebelumnya ia meminta Riana untuk mandi dulu ke kamar mandi. “Saat dia di kamar mandi itu saya pergi ambil bayinya,” tuturnya.
Penuturan Inke ini, dibenarkan oleh Riana. Ia mengatakan bahwa dirinya memang sempat mau memberikan anaknya pada Inke. “Iya, tapi saat itu ada masalah dengan suami saya. Tapi setelah itu kami baikan lagi, saat dia (Inke,red) saya tak berniat lagi kasih bayinya,” ungkapnya.
Setelah kejadian penculikan itu, Riana mengatakan langsung berkoordinasi dengan ibu kosnya dan sekurit perumahan Hang Kesturi. Lalu melaporkan kasus ini ke Polsek Batam Kota.
Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan pihaknya masih mendalami kejadian ini. Terkait apakah Inke mau menjual bayi tersebut lagi atau memang untuk diadopsi. Sam mengatakan dari pengakuan Inke, dia berniat hanya adopsi. “Pengakuannya seperti itu, nanti akan dikembangkan lagi,” ujarnya. (ska)
