
batampos.co.id – Seorang nelayan Sedanau Natuna, Amdan, 53 tewas tersambar petir. Separuh badannya hangus saat ditemukan, Jumat (30/6).
Kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB saat Amdan dibagian bersama rekanannya Ma’awi, akan mengangkat jaring bagan tancap. Seketika terjadi petir dan guruh.
Kapolsek Bunguran Barat AKP Dunot Gundring mengatakan, Polsek yang merima laporan sekitar 05.50 melakukan evakuasi korban ke puskesmas menemukan kondisi Amdan terlentang dan tidak tertolong.
“Korban sudah tewas di bagan. Tapi tetap dilarikan ke Puskesmas, untuk kepastian dokter. Hasil visum ada hitam-hitam dan dagingnya pecah-pecah. Memang penyebabnya tersambar petir,” kata Kapolsek.
Menurut pengakuan rekannya (Ma’awi,red) kata Kapolsek, saat kejadian masih berada di rumah bagan. Saat keluar dari rumah bagan menemukan korban sudah terkapar, dan terlihat gemetaran, kemudian tidak bergerak lagi.
“Tiang pancang bagan didekat korban juga hancur karena tersambar petir,” ujar Kapolsek.
Saat kejadian, di Sedanau sering terjadi hujan disertai petir. Ditengah laut lebih rawan akan tersambar petir. Warga nelayan juga diharapkan lebih berhati-hati dan waspada.(arn)
