batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karimun memprediksi penerimaan zakat, seperti zakat fitrah dalam bentuk uang tunai, beras dan zakat maal tahun ini mengalami peningakatan. Karena, saat ini saja jumlah penerimaan zakat fitrah dalam bentuk uang tunai mencapai Rp 4,3 miliar atau tepatnya Rp 4.357.696.000.
”Jumlah zakat fitrah sebanyak Rp 4,3 miliar lebih saat ini merupakan angka sementara. Artinya, belum semua laporan dari masing-masing kantor urusan agama (KUA) melaporkan kepada kita. Hal ini disebabkan masih libur. Untuk itu, tidak menutup kemungkinan jumlah zakat fitrah yang dibayarkan dengan uang tunai akan bertambah,” ujar Kepala Kemenag Kabupaten Karimun, Afrizal melalui Penyelenggara Syariah Kemenag Karimun Endang, Jumat (30/6).
Bahkan, katanya, tidak menutup kemungkinan jumlah penerimaan zakat fitrah tahun ini mengalami peningkatan 20 persen sampai dengan 25 persen. Sebab, dalam tiga tahun terakhir, tren penerimaan zakat memang mengalami kenaikan setiap tahunnya. Termasuk juga zakat fitrah yang dibayarkan dalam bentuk beras tahun ini sementara jumlahnya 25,5 ton lebih akan ikutb bertambah.
”Untuk zakat-zakat yang lainnya, seperti zakat maal dan zakat profesi angkanya masih bersifat sementara. Untuk zakat maal yang baru kita terima laporannya Rp 636.607.000 dan zakat profesi Rp 744.809.091. Sedangkan, untuk penerimaan dari pembayaran fidiyah sementara sebesar Rp 7,5 juta. Untuk fidiyah ini dasarnya sudah kita tetapkan pada pertengahan Ramadan lalu. Yakni, sebesar Rp20 ribu per hari,” ungkap Endang. (san)
