
batampos.co.id – Penghujung liburan panjang, Minggu (2/7) banyak wisatawan yang mengunjungi Kawasan Pariwisata Lagoi di Kabupaten Bintan. Wisatawan yang datang melalui Pos 1 Lagoi itu berasal dari berbagai daerah maupun negara-negara tetangga.
Pantauan di lapangan, wisatawan nusantara dan mancanegara berbaur bersama masyarakat lokal di beberapa lokasi di Lagoi. Mulai dari Terasure Bay, Club Med, sampai Lagoi Bay. Kesemuanya bergembira ria menikmati liburan akhir pekan ini.
Group General Manager (GGM) PT BRC, Abdul Wahab mengatakan bedasarkan catatan kedatangan sudah 30 ribu wisatawan nusantara maupun mancanegara bertandang ke Lagoi. Kehadiran mereka kesini untuk menikmati liburan panjang sehingga ada yang menginap dan juga ada yang hanya ingin berrekreasi saja.
“Dari sepekan mau lebaran sampai sepekan setelah lebaran tercatat 30 ribu wisatawan datang kesini. Mereka menikmati semua fasilitas yang ada di Terasure Bay, Club Med dan Lagoi Bay,” ujar Wahab ketika diwawancarai di Lagoi Bay.
Dikatakan Wahab, melonjaknya kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara ke Lagoi didasari dua faktor. Diantaranya cuti atau liburan sempena lebaran dan cuti anak sekolahan. Sehingga lebih banyak wisatawan nusantara yang datang kesini ketimbang dari mancanegara.
Untuk di Area Terasure Bay, kata Wahab sebanyak 70 persennya didatangi oleh wisatawan nusantara baik dari Kepri maupun daerah lain. Sedangkan dari mancanegara hanya sebesar 30 persen.
Berikutnya, di Area Club Med sebesar 50 persen dari wisatawan nusantara dan 50 persennya lagi wisatawan mancanegara. Kemudian di Area Lagoi Bay dipadati wisatawan nusantara yang mencapai 80 persen sedangkan 20 persennya lagi diisi wisatawan mancanegara.
“Jadi selama liburan panjang ini banyak wisatawan nusantara yang berkunjung ke Lagoi. Mereka semua datang dari berbagai daerah mulai dari Pulau Sumatera, Jawa sampai Sulawesi,” bebernya.
Ditanya perbedaan wisata Lagoi dengan wisata daerah lainnya, Wahab mengaku fasilitas yang disediakan di Lagoi lebih banyak ketimbang daerah lainnya. Kemudian menyangkut harga juga lebih murah karena setiap kuliner, wahana permainan dan penginapan dipatok dengan harga yang sama seperti di pasaran.
“Fasilitasnya lengkap harganya juga sangat murah sama seperti di pasaran. Jadi semua golongan bisa merasakan liburan disini,” jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bintan, Luki Zaiman Prawira mengatakan selama liburan panjang banyak pengelola objek wisata yang merasa diuntungkan. Sebab pengunjung banyak yang berbelanja dilokasi wisata baik yang menikmati berbagai kuliner maupun barang lainnya.
“Diprediksi perputaran uang selama liburan di Lagoi mencapai Rp 30 miliar lebih. Itu dari perhitungan jika satu wisatawan menghabiskan Rp 1 juta selama liburan disini,” katanya.
Lokasi tujuan wisatawan di Bintan, kata Luki memang tertuju kepada Lagoi. Namun semua bidang usaha kecipratan keuntungan dari kehadiran wisatawan tersebut. Mulai dari usaha jasa penginapan, penyewaan transportasi, kuliner, cinderamata atau oleh-oleh,dan wahana permainan.
Dengan banyaknya wisatawan nusantara yang bertandang ke Bintan, lanjut Luki Pemkab Bintan bersama pelaku usaha pariwisata khususnya Lagoi akan terus gencar melakukan promosi. Baik di Kepri maupun seluruh daerah di Indonesia.
“PT BRC telah bekerjasama dengan agen tour dan travel dibawah naungan Sriwijaya Air Group. Agen travel itu juga telah menjadikan Lagoi sebagai paket liburan. Tapi kami akan membantu juga untuk mempromosikannya ke seluruh nusantara,” ungkapnya. (ary)
