Jumat, 3 April 2026

PPDB, Boyong Keluarga ke Sekolah

Berita Terkait

foto: william / batampos

batampos.co.id – Pukul 08.00 WIB nanti, seluruh SD, SMP dan SMA/SMK negeri di kota Batam buka pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB). Tapi warga telah antre di sekumlah sekolah negeri sejak subuh tadi (3/7/2017).

Antre sejak subuh dengan tujuan agar tidak berdesak-desakan dengan orangtua atau calon siswa baru lainnya. Tapi ternyata datang subuh pun tak menjamin tidak berjubel apalagi panitia baru akan melayani orangtua pukul 06.00 WIB untuk sekedar bagi nomor antre.

PPDB tiap tahun ajaran baru di Batam sudah menjadi ritual khusus. Tidak sedikit para orangtua ikut memboyong keluarga kecilnya ke sekolah. Istri, suami, anak yang ingin didaftar serta anak-anak lainnya dibawa.

Ini terlihat di SMP 25 pagi ini. Beberapa keluarga menggunakan sepeda motor begitu antusias. Sang ayah membonceng istri dan 3 anaknya dengan sepeda motor.

Sang ibu menggendong satu anak yang masih balita sambil menuntun anaknya yang lain sedangkan si ayah memegang anak sulungnya yang akan didaftarkan ke SMP yang berada di Tiban Indah tersebut.

“Nggak ada yang jaga adik-adiknya di rumah jadi diajak saja semua,” ujar Iwan sambil menata berkas-berkas anaknya kepada batampos.co.id.

Warga Tiban III ini berharap anaknya bisa lolos seleksi di SMP negeri karena kondisi ekonomi saat ini tak memungkinkan Iwan menyekolahkan putrinya ke sekolah swasta.

“Biar sekolah gratis saja. Swasta juga mahal,” ujarnya singkat.

Iwan mengaku bekerja di perusahaan swasta. Istrinya hanya ibu rumah tangga. Walau mendaftar nomor antrean 500an, ia cukup puas. Ia baru akan mengambil formulir pendaftaran pada hari Rabu (5/7/2017).

Karena panitia PPDB di SMP 25 hanya melayani pendaftar di hari pertama dengan nomor antrean 001-250. Besok dilanjutkan untuk nomor 251-500.

Tak hanya Iwan yang memboyong keluarganya, Nasihin, warga Tiban Pajak juga melakukan hal yang sama. Bahkan anaknya yang masih tidur dibangunkan secara paksa untuk diboyong.

“Nggak mungkin titip ke tetangga jadi dibangunkan saja biar diajak sekalian dengan kakak-kakaknya,” katanya.(spt)

 

Update