
batampos.co.id – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA dan SMK juga dilaksanakan mulai hari ini (3/7/2017). Salah satunya, di SMAN 5 Batam, Kaveling Lama, Sagulung. Untuk tahun ajaran baru nanti, SMAN 5 Batam hanya menerima 252 siswa baru. Jumlah tersebut sudah dipertimbangkan secara matang sesuai dengan sumberdaya sekolah yang ada, baik jumlah lokal ataupun jumlah tenaga pengajar yang ada.
“Jumlah tersebut juga sudah sesuai dengan Permendikbud yang ada, bahwa satu kelas hanya boleh ditempati 36 siswa saja. Lokal yang tersedia hanya tujuh, jadi memang jumlah tersebut sudah ideal,” kata Kepala SMAN 5 Batam, Bahtiar, Minggu (2/7/2017) siang.
Untuk proses perekrutan siswa baru, Bahtiar menjelaskan pihaknya tetap akan menerapkan sistem zonasi. Yakni, 90 persen dari kuota daya tampung tersebut akan diprioritaskan untuk anak-anak di lingkungan sekolah, terutama Sagulung dan Batuaji. “Tapi tetap sesuai dengan kriteria PPDB yang ada. Rata-rata nilai tetap jadi pertimbangan,” ujarnya.
Penerapan sistem zonasi tersebut, sambung Bahtiar, juga tidak hanya fokus di wilayah kecamatan Sagulung saja tapi juga Batuaji. “Karena kita juga tahu Batuaji belum ada SMAN, Batuaji juga masuk ke sini atau tiga sekolah lain yang ada di Batuaji,” katanya.
Untuk itu, jika memang ada calon siswa yang tak lolos dalam PPDB di SMAN 5 nanti, Bahtiar berharap tidak kecil hati sebab masih ada tiga sekolah lain yang memiliki mutu dan kualitas pendidikan yang sama.
“Sekarang tak ada lagi istilah sekolah unggulan atau favorit. Semua sama jadi di SMA mana saja sama. Kalau semua ngotot mau sekolah di sini (SMAN 5), tak bisa karena memang ada batasan daya tampung idealnya,” ujar Bahtiar.
Proses PPDB sendiri akan dilakukan secara offline yang mana berkas pendaftaran akan diterima secara manual oleh panitia pendaftar. Untuk hari pertama hari ini, panitia akan membatasi 300 orang pendaftar pertama. “Setelah terima 300 orang pertama kami akan melakukan ring nilai. Yang mana nilai paling rendah dari 300 peserta pertama akan menjadi patokan bagi pendaftar hari berikutnya. Misalkan, kalau 300 pendaftar pertama itu nilai paling rendah misalkan 6 maka pendaftar hari berikut harus diatas nilai enam itu,” ujar Bahtiar.
Ini bertujuan untuk mempermudahkan proses pendaftaran agar calon siswa yang nilainya tidak mencukupi bisa mencari sekolah lain terdekat. “Di Sagulung bukan hanya SMAN 5 saja, masih ada SMAN 17, 18 dan 19,” sebutnya.(eja)
