Jumat, 10 April 2026

200 ASN Tak Ikut Apel Perdana

Berita Terkait

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyalami pegawai usai memimpin apel gabungan, Senin (3/7). F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemko Tanjungpinang menggelar apel pagi perdananya pasca cuti bersama Idul Fitri di Halaman Kantor Walikota Tanjungpinang, Senin (3/7). Dalam apel bersama itu persentasi kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 98,3 persen. Sedangkan 1,7 persen lagi atau sekitar 200 ASN tak dapat hadir dikarenakan berbagai alasan.

Bedasarkan catatan absensi yang dilaksanakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang. Absennya 200 ASN itu dikarenakan menjaga kantor, cuti melahirkan, sakit dan tak dapat pulang karena masalah keberangkatan kapal dari kampung halaman.
“Hampir seluruh ASN hadir. Ini petanda semangat ASN untuk mengabdi di Pemko Tanjungpinang semakin besar,” ujar Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dihadapan ASN Pemko Tanjungpinang.
Dikatakan Lis, sudah sepekan Pemko Tanjungpinang memberikan cuti bersama kepada selutruh ASN. Jadi mulai saat ini sudah harus melaksanakan aktivitasnya kembali. Diharapkan ASN bisa semaksimal mungkin bekerja dan berikanlah pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Agenda penting yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, kata Lis penyusunan program dalam APBD Perubahan (APBD-P) 2017 dan persiapan perencanaan program dalam APBD 2018 mendatang. Dengan begitu dia menghimbau agar ASN dapat menjalankan tugasnya dengan cepat agar penyusnan dan perencanaan program pemerintah dapat berjalan lancar.
“Diwal yang baru ini kita harus menjadi pribadi yang lebih baik, bertanggungjawab, dan memiliki etos kerja yang tinggi. Dan ingat masih banyak pekerjaan yang harus kita tuntaskan,” bebernya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan mengatakan sebanyak 200 ASN yang tak dapat hadir apel pagi bukan dikarenakan faktor kesengajaan. Melainkan ada beberapa masalah yang harus mereka hadapi. Diantaranya harus menjaga kantor dan pelayanan di instansi masing-masing, cuti melahirkan, sakit dan tak dapat pulang karena kapalnya belum berangkat.
“Setelah kami melakukan pengecekkan didapati 200 ASN tak dapat hadir. Tapi ketidakhadiran itu bukan didasari faktor kesengajaan melainkan adanya kendala sehingga kami tak berikan sanksi kepada mereka,” katanya.
Secara rinci, kata Tengku sebanyak 144 orang sedang melaksanakan piket jaga kantor dan pelayanan. Kemudian yang mengalami kendala teknis dilapangan atau tertunda keberangkatan kapal sebanyak 16 orang, cuti melahirkan sebanyak 14 orang, dan 26 orang sedang berkondisi sakit baik yang masih dirawat maupun sedang menjalani operasi.
Kesemua yang absen itu, lanjut Tengku memiliki dasar yang kuat tidak hadir dalam apel. Sebab setiap Kepla OPD tempat mereka bekerja juga sudah memberikan keterangan secara resmi. Baik melalui lisan maupun tulisan.
“Jadi kesemuanya sudah berikan keterangan resmi. Maka kamipun tidak mempermasalahkannya karena mereka juga akan tetap masuk kerja setelah semua urusannya selesai,” ungkapnya. (ary)

Update