Rabu, 6 Mei 2026

Fasilitas Kesehatan Masih Jauh dari Harapan

Berita Terkait

batampos.co.id –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas mempertanyakan sejumlah pekerjaan pada tahun 2016 yang belum diselesaikan dengan baik dinilai harus diperbaiki pada tahun ini. Tugas yang paling nyata yakni memperbaiki fasilitas bidang kesehatan yang sampai saat ini dinilai masih jauh dari harapan masyarakat.

“Sampai saat ini RSUD yang ada juga belum dimanfaatkan dengan baik, sementara dokter yang bertugas juga belum ada,” ungkap Firman Edi yang mewakili Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB Plus)  ketika memberikan pandangan fraksi pada rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi di gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Kamis (6/7) kemarin.

Masalah yang kedua yakni mengenai air bersih yang hingga saat ini masih belum teratasi. Menurut perhatian Firman Edi, masih terlihat pipa saluran air yang belum terpasang dan sebagainya. Sehingga menurutnya harus segera diselesaikan secepatnya.

“Masyarakat masih mengandalkan anugerah dari Tuhan, alias masih mengharapkan hujan turun untuk menampung air hujan, ” ungkapnya lagi.

Menanggapi hal ini Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, mengakui jika pada tahun 2016, belum banyak pekerjaan yang terlihat. Namun itu sejatinya hanya sekilas. Jika diperhatikan lebih mendalam sebenarnya sudah banyak yang dilakukan pemerintah daerah. “Saya kira DPRD juga sudah faham,” ungkap Haris.

Mengenai air bersih, pihaknya sudah menganggarkan pembuatan embung dikunjungi samak untuk optimalisasi jaringan primer. Jika sudah cukup maka air yang mengalir kemasyarakat lebih optimal.

“Begitu juga dengan perbaikan bidang kesehatan. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan bidang kesehatan, pemda telah menganggarkan pembangunan Instalasi Pembuangan Air Limbah (Ipal) RSUD Anambas yang berlokasi di atas Water Frontcity Tarempa.

Pemda juga akan mendatangkan dokter spesialis sebanyak 6 orang yang akan bertugas di RSUD Lapang dan RS Bergerak Jemaja. “Pemda juga menyekolahkan 3 anak daerah jurusan kedokteran dan menyekolahkan 2 dokter umum menjadi dokter spesialis sebanyak 2 orang,” ungkapnya. (sya)

Update