Jumat, 8 Mei 2026

Kadisdik: Ajaran Baru Tak Boleh Ada Ospek

Berita Terkait

Para orangtua murid ketika melihat papan pengumuman kelulusan di SMPN I Karimun. F. Tri Haryono/batampos.

batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim secara tegas, tidak boleh ada Ospek (Orientasi Sekolah) untuk ajaran baru tahun 2017-2018 yang dimulai pada Senin (17/7) nanti. Baik untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

”Yang jelas, siswa/siswi baru diwajibkan untuk pengenalan lingkungan sekolah dan pendidikan karakter. Biar segera adaptasi dengan lingkungan sekitar, supaya proses belajar mengajar lebih nyaman,” tuturnya.

Sementara untuk hasil pengumuman penerimaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 dengan sistem zonasi atau wilayah tempat tinggal calon siswa di lingkungan sekolah. Secara umum berjalan lancar, walaupun ada sekolah yang melebihi kuota kursi. Tapi, dapat dialihkan ke sekolah lain atau sekolah swasta yang ada di sekitar tempat tinggal calon siswa baru tersebut.

” Intinya, semua sekolah ada murid barulah. Dan bagi anak-anak ku yang baru melanjutkan sekolah, agar benar-benar menyerap ilmu yang disampaikan oleh guru,” pesannya.

Sedangkan, Pelaksana Tugas Kepala SMPN 1 Karimun Syahmaiti ketika dikonfirmasi mengatakan, sesuai dengan jumlah kuota sekolah hanya bisa menampung 7 lokal dengan jumlah siswa sekitar 224 orang. Dan hari ini, orangtua murid agar datang kesekolah dengan membawa surat pendaftaran sebagai tanda bukti anaknya diterima di SMPN I Karimun.

”Untuk pengarahan saja, serta data-data pendukung sebagai pelengkap administrasi sekolah saja. Selain itu, jadwal masuk sekolah dan sebagainya,” ungkapnya.

Terpisah salah satu orangtua murid Kahar ketika dimintai tangapannya mengungkapkan, dengan sistem zonanisasi dalam penerimaan PPDB tahun ini sangat bagus. Dapat menguntungkan orangtua murid yang tempat tinggalnya didaerah sekolah. Tidak seperti tahun sebelumnya, harus mencari dahulu sekolah yang jauh apabila tidak diterima disekolah sekitar tempat tinggal.

”Alhamdulillah, anak saya diterima di SMPN I Karimun. Dan dekat dari rumah, tidak menambah biaya transportasi maupun biaya lainnya,” katanya sambil berlalu. (tri)

Update