Rabu, 29 April 2026

Chinapower Ngebet Bangun Jembatan Babin

Berita Terkait

batampos.co.id – Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tiongkok, Chinapower semakin kuat menyatakan minatnya untuk berinvestasi pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin). Bahkan perusahaan tersebut ingin mengingkat Pemerintah Provinsi Kepri dengan sebuah Memorandum of Understanding (Mou). Akan tetapi Gubernur belum bersedia untuk menandatangani MoU tersebut.
“Memang Chinapowers semakin berhasrat untuk membangun Jembatan Babin. Mereka ingin membuat nota kesepahaman, tetapi ada hal-hal yang harus dipelajari,” ujar Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menjawab pertanyaan Batam Pos, Jumat (7/7) usai melakukan peletakan batu pertama Havana Resort di Bintan.
Menurut Gubernur, banyak pihak yang berminat untuk berinvestasi pembangunan Jembatan Babin. Dijelaskannya, kenapa dirinya masih ingin mempelajari MoU yang disodorkan Chinapowers. Pasalnya MoU tersebut dibuat sepihak, sehingga khawatir ada pihak yang dirugikan.
“Kita tentu harus hati-hati, karena ini project prestisius. Kalau memang tidak ada yang dirugikan, dan mereka memang serius tentu kita akan sangat terbuka,” papar Gubernur.
Sementara itu, Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Provinsi Kepri, Azman Taufik menambahkan, untuk mencapai break event poin tidak cukup dengan investasi Jembatan Babin. Tentu untuk mempercepat itu, Pemprov Kepri akan menyiapkan insentif-insentif tertentu.
“Tujuan dibalik perencanaan pembangunan Jembatan Babin adalah untuk meningkatan ekonomi Kepri. Apalagi Batam dan Pulau Bintan sudah terintegrasi,” ujar Azman.
Menurut Azman, Powerchina merupakan perusahaan besar. Bahkan pembangunan Waduk Jati Gede adalah salah satu contohnya. Dijelaskannya, Detail Engineering Design (DED) Jembatan Babin pada 2010 lalu adalah lebih kurang Rp6 triliun. Akan tetapi jumlah tersebut bisa bertambah.
“Tentu itu merupakan investasi yang luar biasa. Sehingga butuh waktu untuk balik modal. Artinya tidak ada salahnya kita memberikan insentif sebagai bonus atas investasi yang sudah dilakukan,” papar Azman.(jpg) 

Update