
batampos.co.id – Kabupaten Karimun, kembali menorehkan prestasi di dunia pendidikan. Kali ini Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Kundur Utara masuk dalam nominasil sekolah sehat tingkat Nasional, serta mewakili Provinsi Kepri dalam ajang penilaian sekolah sehat.
Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim ketika dikonfirmasi membenarkan, setelah dalam penilaian dari tim gabungan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan dalam penilaian tahap pertama bersaing dengan SMA Binaan dan SMP Bintan belum lama ini.
” Alhamdulillah, dalam penilaian kedua SDN 03 Kundur Utara masuk dalam nominasi yang akan bersaing dengan sekolah dari 21 Provinsi nanti. Dan besok, tim dari pusat akan melakukan penilaian kembali,” jelasnya, kemarin (9/7).
Dikatakan, dalam persiapannya SDN 03 Kundur Utara bersama komite, kepala sekolah dan majelis guru sudah melakukan rapat gabungan dengan Dinas Pendidikan serta Dinas Kesehatan Karimun. Berbagai persiapan sudah maksimal, mulai dari penataan ruangan kelas, taman sekolah yang bermanfaat, serta tempat pembuangan sampah yang dapat didaur ulang.
” Insya Allah, kita optimis masuk dalam 10 besar nantinya. Sebab, baru kali ini sekolah sehat yang ikut perlombaan tingkat Nasional hanya satu kali dilakukan penilaian. Dan mohon doa restu masyarakat Karimun,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rahmadi mengungkapkan, bahwa dibidang kesehatan paling penting adalah bagaimana lingkungan itu bersih dan nyaman. Sehingga, proses belajar mengajar bisa dapat berjalan lancar dengan suasana asri.
” Paling penting fungsi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) terhadap anak didik. Selain, kantin sehat, kamar kecil yang sesuai dengan jumlah peserta didik, serta sarana pendukung kesehatan lainnya,” paparnya.
Keberhasilan, SDN 03 Kundur Utara yang masuk dalam penilaian tahap kedua oleh pusat. Tidak lain, bagaimana mensinkronisasikan kedua instansi Pendidikan dan Kesehatan yang diimplementasikan dilingkungan sekolah oleh kepala sekolah, majelis guru dan peranan anak didik itu sendiri.
” Intinya, dalam membangun sekolah sehat harus bisa memenej semua yang berperan di dalam sekolah tersebut,” kata Rahmadi.(tri)
