batampos.co.id – Pihak PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang berencana menambah panjang runway atau landasan pacu bagi pesawat yang terbang dan mendarat di Tanjungpinang. Tahun ini, direncanakan diperpanjang sejauh 200 meter.
Seksi Pelayanan dan Pengembangan Bandara RHF Tanjungpinang, Frans Yosef menyebutkan, jika penambahan itu berhasil dilakukan, total landasan pacu bagi pesawat di RHF sejauh 2.456 meter.
“Dahulunya kan cuma 2.006 meter, kemudian diperpanjang lagi jadi 2.256 meter, dan jika terwujud tahun ini panjang runway di Bandara RHF jadi 2.456 meter,” ujar Frans, kemarin.
Dengan cakupan panjang tersebut, sambung Frans, membuat aksesibilitas Bandara RHF semakin meningkat. Juga dengan panjang landasan pacu sekitar 2,5 kilometer satu-satunya bandara di Pulau Bintan ini bisa didarati pesawat penumpang kelas besar semacam Boeing 737 seri 800 atau 900 hingga Airbus 320.
Semakin panjang landasan pacu sebuah bandara memang menjadi sinyalemen baik. Sebab itu pertanda bandara itu siap didarati apapun jenis pesawat komersil yang akan masuk. Namun ternyata masih ada kendala lain yang tidak sanggup diatasi sepihak guna mewujudkannya.
“Cuma terkendala proposisi bukit. Makanya kami memang berharap ada bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri untuk memotong bukit, kurang lebih sepanjang volumenya sekitar 4,6 juta meter kubik. Jika bukit itu dipotong, tentu akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pesawat yang mendarat atau lepas landas,” kata Frans.
Menurut Frans, proposisi bukit yang harusnya bisa dipotong itu menjadi sedikit kendala bagi pihak bandara dalam optimalisasi arus kelancaran penerbangan dan pendaratan pesawat. Kalau hal itu sudah teratasi, Frans yakin akan membuat proses penerbangan jauh lebih mudah.
Jika Pemprov Kepri bersedia membantu urusan pemotongan bukit ini, pihak bandara, kata Frans, bakal siap melakukan peluasan avron pesawat.
“Kapasitas sebelumnya hanya dua avron, sekarang sudah jadi tujuh. Ini bagian dari upaya kami untuk meningkatkan pelayanan dengan perluasan avron bandara,” ungkap Frans. (aya)
