Senin, 27 April 2026

40 % Penumpang Pelni Tidak Kembali ke Batam

Berita Terkait

Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Cabang PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Batam, Ending mengatakan usai arus balik lebaran jumlah penumpang yang kembali ke Batam menurun 40 persen bila dibandingkan dengan jumlah penumpang mudik.

Berdasarkan data yang dirilis oleh PT Pelni cabang Batam dari periode 10 Juni hingga 9 Juli 2017 tercatat sedikitnya 23.189 penumpang, sedangkan yang kembali sebanyak 14.201 baik dari Tanjungpriuk maupun Belawan, Medan.

“Banyak yang tidak kembali, karena mungkin mereka pulang habis,” kata Ending, Rabu (12/7).

Dia menambahkan KM Kelud sebagai salah satu transportasi dengan kapasitas yang cukup besar menjadi pilihan pemudik yang membawa serta-merta anggota keluarga mereka.

“Selain besar, KM Kelud juga dipilih karena bisa menampung banyak keluarga dengan biaya yang cukup murah,” ujarnya.

Ending mengakui tidak melihat pergerakkan yang cukup signifikan jumlah pendatang ke Batam. Tidak seperti tahun sebelumnya, memasuki arus balik jumlah penumpang lebih banyak dari yang berangkat. “Dulu kapal penuh nyampe Batam, sekarang sedikit saja,” sebutnya.

Menurutnya, penumpang yang kembali merupakan mereka yang telah bekerja di Batam sebelumnya. Mungkin ada dari mereka yang berprofesi sebagai guru, dan sebentar lagi masa sekolah sudah mulai.

“Yang tidak punya kerja mungkin memilih kembali ke kampung halamannya,” ucapnya.

Disinggung mengenai kondisi pelabuhan Batuampar yang dinilai masyarakat sangat jauh dari kata layak, Ending mengatakan permasalahan pelabuhan bukan menjadi tanggung jawab PT Pelni.

“Kita bayar pas pelabuhan kok, itu mungkin bisa ditanyakan kepada BP Batam,” kata dia.

Dia mengakui kondisi pelabuhan saat ini memang masih jauh dari yang diharapkan. “Kami inginnya sama dengan pelabuhan yang lain, ke depan saya harapkan bisa lebih baik,” tutupnya.(cr17)

Update